Peduli Terdampak Covid-19, 1950 Paket Sembako di Salurkan PKK dan Bunda Paud Sanggau

SANGGAU, SuaraBorneo – Sebanyak 1.950 paket sembako berupa makanan tambahan, masker kain dan peralatan cuci tangan disalurkan oleh TP PKK dan Bunda Paud Kabupaten Sanggau kepada warga yang terkena dampak pandemik Covid-19.

Bantuan yang disalurkan tersebut sebagai bentuk kepedulian TP PKK dan Bunda Paud Kabupaten Sanggau khususnya kepada warga kurang mampu yang terkena dampak pandemi covid-19.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot kepada tiga camat yakni Camat Bonti, Camat Parindu dan Camat Noyan yang nantinya akan distribusi dilakukan secara bertahap.

Yohanes Ontot menyampaikan bantuan ini berasal dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sanggau dan bantuan Bunda PAUD yang dikomandoi oleh Ibu Arita Apolina selaku Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Sanggau.

“Tentu bantuan ini sangat baik untuk membantu masyarakat kita yang terdampak Covid-19 ini,” kata Ontot.

Ia berharap, bantuan yang diberikan tepat sasaran sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Saya juga minta para Camat ini respon dengan kondisi masyarakat, melihat dan membantu masyarakatnya yang terdampak. Mudah-mudahan wabah ini cepat berlalu sehingga data orang terdampak tidak lagi bertambah karena kita tidak tahu sampai kapan wabah ini akan berakhir,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau yang juga selaku Bunda PAUD Kabupaten Sanggau, Arita Apolina menyampaikan ada dua lembaga yang memberikan bantuan hari ini yakni TP-PKK dan Bunda PAUD Sanggau yang dibagikan kepada 15 kecamatan. Secara khusus, kata Arita, penyerahan bantuan untuk 15 Kecamatan akan diatur dan dibagi berdasarkan jadwal penyerahan.

“Jadi, penyerahan sembako inipun tetap harus memperhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak. Hari ini ada tiga Kecamatan yang mewakili yakni Parindu, Bonti dan Noyan,” ujarnya.

Untuk sasaran bantuan yang diberikan terdiri dari anggota Dasawisma yang ada di Desa dan Dusun. “Kami minta kepada kepala desa dan ketua TP-PKK Kecamatan beserta dewan pembina untuk mengkoordinir bantuan tersebut,” katanya.

Arita berharap, bantuan tersebut dapat benar – benar bermanfaat bagi masyarakat terutama yang terdampak covid-19.

“Untuk Bunda PAUD menyiapkan bantuan cuci tangan permanen untuk menjaga kesehatan peserta didik dan saya berharap bantuan ini digunakan sebelum belajar berlangsung. Untuk sembako diberikan juga kepada guru PAUD non honor daerah yang tidak menerima bantuan apapun,” harap dia. (Bry)

Check Also

Kamis, Presiden Dipastikan Lakukan Kunker ke Kapuas

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat yang diwakili oleh Pj Sekretaris …