Mahasiswa dan Santri Balangan Tidak Bisa Mudik Karena PSBB, Bupati Bakal Berikan Bantuan

PARINGIN, SuaraBorneo – Dampak virus Corona (Covid-19) tak hanya dirasakan warga yang berdiam di Kabupaten Balangan saja, bahkan warga Balangan yang berdiam diperantauan pun juga dinilai merasakannya kerena telah diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) disebagian daerah.

Untuk meringankan beban mahasiswa Bumi Sanggam diperantauan yang tidak bisa pulang kampung, Bupati Kabupaten Balangan, H Ansharuddin selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 menyiapkan anggaran dari dana penanganan dampak Covid-19.

“Mahasiswa dan santri yang berada diluar daerah yang tidak pulang kampung akan kita siapkan anggaran untuk membantu mereka, dengan syarat ber KTP Balangan,” ujar bupati.

Kerena menurutnya, sudah tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga mahasiswa diperantauan karena mereka aset masa depan bangsa.

Terkait berapa jumlah mahasiswa diperantauan, bupati akan melakukan pendataan melalui Dinas Pendidikan setempat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan, Abdul Basid mengatakan pihaknya akan melakukan pendataan mahasiwa dan santri yang terkena dampak PSBB diperantauan, namun masih menungggu arahan untuk merealisasikannya.

“Sementara ini kami menunggu arahan dari kepala daerah terkait bantuan mahasiwa dan santri yang tidak bisa mudik, sambil mengonfirmasi berapa jumlah santri dan mahasiswa yang terdampak Covid-19 di perantauan.” Tandanya.(Mr)

Check Also

Kunjungan Bungkong Baru, Wabup Sintang Tenangkan Warga Sikap Aksi Penyegelan Kantor Desa

SINTANG, suaraborneo.com – Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM melakukan kunjungan kerja ke Dusun Bungkong …