PPDB 2020 di Bengkayang akan Terapkan Protokol Kesehatan

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Bengkayang mulai menyusun strategi di tengah pandemi Covid-19 dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Juni 2020 mendatang.

Strategi yang akan disiapkan dalam PPDB tahun 2020 ini adalah menerapkan protokol Kesehatan. Hal tersebut disampt oleh PLT. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Bengkayang, Gustian Andiwinata.

Gustian menyatakan, PPDB tahun 2020 untuk SD dan SMP akan tetap menerapkan sistem zonasi, namun dalam penerapan sistem zonasi berbeda dari tahun sebelumnya. Peserta 90 persen sesuai domisili dan tahun ajaran 2020. Pada tahun 2021 diturunkan menjadi 50 persen.

“Sedangkan untuk mengurangi keramaian, kita menggunakan cara mengedarkan formolir PPDB dengan sistim pengambilan dan pengembalian cukup model kotak Pos yang telah disediakan oleh setiap sekolah. Seleksi untuk yang diterima atau tidak dilakukan panitia berdasarkan kriteria yang sudah ada,” ucap Gustian, Selesa (12/4).

Kata Gustian, sesuai dengan Peraturan Kemendikbud nomor 44 tahun 2019, PPDB 2020 dibagi menjadi empat jalur penerimaan. Ada jalur Afirmasi, perpindahan orang tua, Prestasi dan Zonasi.
“Jalur zonasi Koutanya turun menjadi minimum 50 persen di tahun 2020, yang sebelumnya 90 persen pada tahun 2019. Jalur prestasi bisa mengisi hingga 30 persen daya tampung yang sebelumnya hanya 15 persen. Sementara jalur Afirmasi kurang lebih sama dengan jalur siswa kurang mampu,” ucap Gustian.

Gustian juga memastikan, menyambut PPDB tersebut pihaknya sudah membuat strategi dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 yakni mewajibkan setiap sekolah menerapkan protokol kesehatan. (Sr)

Check Also

Kampanye Paslon PANAH Disambut Antusias Warga Desa Manggala dan Nanga Pintas

MELAWI, SUARABORNEO – Menjelang akhir masa kampanye safari politik pertemuan dengan warga di sejumlah Kecamatan …