Rapid Tes Tiga Wartawan Bengkayang Non Reaktif

BENGKAYANG, suaraborneo – Tiga wartawan media cetak dan elektronik di kabupaten Bengkayang telah melakukan rapid tes, dengan hasil non Reaktif. Rapid tes tiga wartawan ini mengingat pernah meliput salah satu pasien positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

Rapid tes diambil oleh Petugas kesehatan di Rumah Singgah Covid-19 di eks RS kabupaten Bengkayang, Senin (18/5).

Salah satu petugas kesehatan yang mengambil tes mengatakan, ketiga wartawan tersebut sudah di rapid tes dengan hasil non reaktif. Namun demikian dia tetap meminta agar selalu menjaga kesehatan, jaga jarak, dan selalu menggunakan APD saat melakukan peliputan di lapangan.

Wartawan TVRI Biro Bengkayang mengaku lega sudah melakukan rapid tes. Sebelumnya ia tetap was-was walaupun keadaan fisik sehat.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah melakukan rapid tes, dan hasilnya non reaktif. Walaupun kondisi fisik sehat, tetap ada rasa was-was. Apalagi kita kemarin termasuk orang yang kontak langsung dengan PDP positif Covid-19. Setelah cek ini kita lebih lega,” ucapnya.

Ia juga mengaku, setelah mengetahui PDP positif ia terpaksa juga melakukan Social distancing di rumahnya, seperti tidak mencium anaknya, dan menggunakan masker di rumah.

“Kawan-kawan juga menganjurkan untuk melakukan rapid biar tahu, dan tetap menjaga kesehatan tubuh,” cetusnya.

Wartawan, kata ia adalah orang yang punya risiko tinggi saat berada di lapangan. Maka dari itu, tentu harus selalu menggunakan APD. Wartawan orang yang tak kalah aktifnya dilapangan, dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

“Berhari-hari ngumpulkan semangat dan hasilnya membuat tenang. Terus merenung, kalau selama ini kerja tujuannya untuk kebaikan, maka yang maha kuasa akan memberikan yang terbaik. Makasih abang abang yang selalu memonitor pergerakan kami sebagai wartawan, yang mau tidak mau harus turun kelapangan dan kondisi yang kadang kadang tidak terduga. Catatan, dalam penangan Covid ini yang lebih berat dirasakan adalah bagaimana mengarungi keinginan dan tanggapan masyarakat yang selalu ingin memastikan kondisi daerah ini sehat dan bebas dari wabah,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan wartawan Ruai TV, ia sangat bersyukur dengan hasil rapid tes tersebut.

“Beberapa hari ini kurang tenang karena belum tes. Karena selain kita juga liput langsung pasien positif, kita juga hampir selalu kontak dengan orang. Sempat down, apalagi teman-teman semua nanya, tapi sekarang sudah tenang. Mikir anak istri di rumah yang kontak langsung dengan kita,” ujarnya.

Ia ucapkan terima kasih kepada banyak orang yang peduli pada kesehatannya. Karena, banyak yang berharap agar selalu memberikan berita seputar perkembangan Covid-19 di kabupaten Bengkayang.

Ia menghimbau agar masyarakat tetap mengaja jarak, memakai masker kemana pergi, dan tidak lupa cuci tangan, ikuti protokol kesehatan, dan anjuran pemerintah. (Sr)

Check Also

Sanem Ajarkan Cara Coblos Paslon ZR

BATULICIN, SuaraBorneo.com – Agar masyarakat tidak salah mencoblos pasangan calon nomor urut 3, Zairullah Azhar …