Tokoh Adat Bengkayang Angkat Bicara Soal Penanganan Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19

BANGKAYANG, suaraborneo – Ketua Dewan Adat Dayak Kecamatan Bengkayang, Yulius Heri angkat suara terkait dengan penanganan Covid-19 di kabupaten Bengkayang.

Pasalnya saat ini sudah ada satu PDP yang positif Covid-19. Meskipun hasil Swab 2 dan 3 belum keluar.

Yulius Heri memberikan pesan dan masukan kepada pemerintah kabupaten Bengkayang. Pesan Bijak tersebut diperuntukkan untuk penanganan pasien positif Covid-19 dengan Arif dan Bijaksana.

Menurut Yulius Heri, pemerintah harus tegas dan memberikan kejelasan kepada masyarakat. Hal itu perlu dilakukan pemerintah daerah agar bisa memberikan rasa tenang disaat pandemi, dan berita yang simpang siur di masyarakat. Karena menurutnya, selama ini Informasi masih simpang siur , mungkin karena tidak terpadu. Sehingga kata ia perlu adanya juru bicara pemerintah dalam hal ini.

“Selaku ketua DAD kecamatan Bengkayang akan memberikan masukan kepada pemerintah daerah dan kepada kita semua, agar tidak terjadi kesimpang siuran sehingga saling menyalahkan. Sehingga situasi menjadi lebih mencekam hal tersebut akan berpengaruh terhadap sikologis masyarakat. Terutama dalam hal penanganan pasien yang dinyatakan positif Covid-19,” ungkap Yulius Heri, Senin (18/5).

Kata ia, Pemerintah dalam hal ini harus tegas dan memberikan kejelasan kepada masyarakat agar tetap tenang.
“Maaf disini kita tidak perlu harus menyalahkan pihak pemerintah terutama Plt. Kadis kesehatan. Karena mereka sudah maksimal berbuat. Saya juga tidak membela pasien yang diponis positif karena berdasarkan pengamatan saya pasien yg bersangkutan sudah mengikuti anjuran pemerintah,” ucap Heri, sapaan akrabnya.

Bagaimanapun pasien tersebut kata Heri, tidak menginginkan terpapar virus korona. Kondisi ini perlu kerjasama masyarakat dan pemerintah, bahu membahu untuk menangani secara benar. Sehingga pasien sembuh.

” Ingat pasien juga warga negara yang wajib juga dilindingi dan diselamatkan,” tegasnya.

Heri memberi usulan kepada pemerintah daerah, terutama Plh. Bupati Bengkayang yang ditunjukkan agar segera ambil sikap untuk duduk bersama dengan tokoh tokoh masyarakat, Forkopinda, dan juga DPRD untuk duduk bersama memberikan penjelasan dan pemahaman kepada masyarakat agar tetap tenang.
“Kita sadar bahwa kita semua tentu takut dan punya kekuatiran agar jangan sampai terkena covid-19 ini. Sehingga kita perlu bersatupadu bahu membahu. Masalah Covid-19 adalah tanggung jawab kita semua. Pemerintah harus bisa menjelaskan kepada masyarakat agar rasa takut yang berlebihan tidak dirasakan,” ucapnya.

Lebih jauh, Heri memberikan beberapa hal untuk pemerintah dan masyarakat terkait masalah di atas:

1. Pasien yang positif harus ditangani secara arif dan bijaksana. Sebab pasien merupakan warga negara yang dilindungi. Bukan malah di kucilkan atau dipojokan. Kebijakan Kadis Kesehatan sudah maksimal dengan cara menisolasikan pasien di rumah dengan cara dikontrol oleh dinas kesehatan sesuai prosedur.
2. Seandainya masyarakat masih ragu dalam penanganan isolasi pasien, pemerintah harus ambil langkah alternatif bagaimana mengisolasi pasien agar masyarakat merasa aman.. Misalnya mencari tempat yang refresentatif ditunjang dengan pasilitas agar pasien merasa betah dan aman, serta nyaman bahkan merasa terjamin secara medis. Dengan demikian masyarakat juga akan merasa tenang.
3. Tempat idolasi pasien dijaga ketat oleh pihak tim medis. Agar mudah di kontrol menjaga kontak sosial.
4. Plh. Bupati harus tegas untuk mengurus SK kan petugas sebagai jubir pemerintah dalam hal penyampaian informasi setiap saat khususnya perkembangan informasi covid- 19. Agar tidak ada tumbang tindih informasi.
“Jangan langsung disampaikan Plt. Kadinkes, karena Kadis sifatnya lebih kepada teknis bagaimana penanganan Covid-19 setiap puskesmas di 17 kecamatan. Jika ini dilakukan, maka Informasi yang di sampaikan benar-benar valid dan tidak tumbang tindih,” ucapnya.

Terakhir, kelima, pemerintah jangan henti-hentinya menghalalkan atau mengimbau kepada masyarakat agar tetap ikuti prosedur yang sudah ditetapkan pemerintah dalam pencegahan Covid-19. Tetap bersatu memerangi Virus Covid-19.(sr)

Check Also

Walau Sudah Berlangsung Daring, Para Ulama Tetap Banyak Berdatangan di Persidangan Despi

KOTABARU, SB – Walau sudah dilaksanakan secara daring, sidang Despianoor tetap dipadati para ulama dari …