Wabup Sanggau Pimpin Pengambilan Sumpah dan Janji PNS di Lingkungan Pemkab Sanggau

SANGGAU, SuaraBorneo – Sebanyak 266 Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengikuti pengambilan sumpah dan janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau secara virtual melalui Video Conference (Vidcon). Yang di pimpin langsung oleh Wakil Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si, bertempat di Aula lantai II Kantor Bupati Sanggau, Rabu (20/5/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menyampaikan bahwa seorang Pegawai Negeri Sipil pada saat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil wajib mengucapkan sumpah dan janji PNS sebagai tercantum dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

“Pengucapan sumpah dan janji PNS ini merupakan pernyataan yang bersifat suci dan hikmat karenanya sumpah dan janji yang saudara ucapkan merupakan satu bentuk ikrar yang tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada pimpinan atau instansi saja, namun yang lebih utama adalah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Wabup, Yohanes Ontot.

Ia juga mengatakan sumpah dan janji yang telah diucapkan akan menjadi pedoman dalam sikap dan perbuatan kita, baik di lingkungan kerja sebagai abdi negara maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Harus diingat bahwa sebagai PNS, saudara-saudari juga terikat oleh aturan-aturan kepegawaian dan kode etik. Pasti akan ada konsekuensi terhadap setiap pelanggaran yang terjadi Saya berharap sebagai wujud rasa syukur saudara menjadi PNS, bersemangat dan bertanggungjawablah dalam melaksanakan tugas yang diberikan, agar amanah tersebut dapat mempunyai nilai tambah dan bermanfaat bagi bangsa dan negara ini. Jadilah seorang PNS yang professional, berintegritas dan inovatif disertai niat yang tulus ikhlas,” ujarnya.

Ontot sapaan akrab Wakil Bupati Sanggau mengingatkan kepada para ASN yang mengikuti pengambilan sumpah dan janji Pegawai Negeri Sipil tersebut bahwa setiap sikap dan kinerja masing-masing akan memiliki konsekuensi tersendiri baik secara pribadi maupun organisasi.

“Jadilah sosok teladan bagi lingkungan kerja dan sekitarnya, dengan demikian citra positif yang terbangun tidak hanya bagi organisasi tapi juga melekat pada diri pribadi. Harapan saya, makna kegiatan ini tidak hanya terhenti pada akhir prosesi ini, namun harus di aktualisasikan dalam perilaku dan tindakan nyata secara konsisten,” harap Wabup, Yohanes Ontot. (Alfian/Bry)

Check Also

Kamis, Presiden Dipastikan Lakukan Kunker ke Kapuas

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat yang diwakili oleh Pj Sekretaris …