Disdikbud Buat Kebijakan Minta Para Guru Hindari Berkomentar Negatif Di Medsos

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang Mengeluarkan Kebijakan Himbauan Bagi Guru Honor Dan Asn Untuk Tidak Ikut Berkomentar Negatif Yang Bukan Kewenangannya Di Media Sosial dan media social lainya.

Hal Tersebut Di Sampaikan Langsung Plt.Kepala Disdikbud Kabupaten Bengkayang Gustian Andiwinata.

Ia Mengatakan Bulan Mei 2020 Ini Pihaknya Sudah Mengeluarkan Surat Edaran Khusus Para Guru Honor Dan Asn Di Lingkungan Disdikbud Kabupaten Bengkayang Untuk Tidak Berkomentar Negatif Di Medsos.

“Terlebih Terkait Covid-19 Yang Bisa Memicu Kepanikan Bagi Masyrakat Dan Menyerang Instansi Pemerintahan Yang Bukan Menjadi Ranah Dan Tanggung Jawab Sebagai Seorang Tenaga Pendidik jangan di lakukan”tegas Gustian andiwinata

Menurutnya Gustian Andiwinata Surat Edaran Tersebut Dalam Rangka Pengawasan Dan Pembinaan di tujukan Khusus bagi Para Guru Honor Maupun Asn di disdikbud

“Sebagai guru yang mendidik harus taat aturan sesuai pp nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri dan mereka harus memikirkan dengan berpedoman yang mana resiko bisa saja terjadi berkaitan UU ite karena jangan sampai nanti ada guru tersandung hukum berkenaan hal itu”kata gustian

Mantan camat seluas ini Menambahkan Upaya Tersebut Sebagai Antisipasi Agar Para Guru jangan sampai Berurusan Hukum Atau Terjerat UU Ite terutama Berkaitan Komentar Dan Menulis Status Negatif Di Medsos. (sr)

Check Also

Pasca Banjir Bandang, Wakil Bupati Sanggau Tinjau Langsung ke Lokasi

SANGGAU, SB – Pasca terjadinya banjir bandang yang terjadi pada rabu sore 8 juli yang …