171 Orang WNI Jadi PMI Ilegal di Deportasi dari Malaysia

ENTIKONG, SuaraBorneo.com – Di tengah pandemi covid-19 dan pasca Negara Malaysia melakukan Lockdown di setiap pintu perbatasan secara nasional pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermasalah dan sudah selesai menjalani proses hukum berlaku tetap terus berlanjut.

Kali ini, Pemerintah Negara Malaysia kembali pulangkan sebanyak 171 orang warga negara indonesia bermasalah karena menjadi pekerja migran indonesia ilegal atau non prosedural melewati pintu Pos Lintas Batas Negara PLBN Entikong Kabupaten Sanggau. Selasa siang, (26/5/2020).

Pemulangan PMI non prosedural ini terbagi menjadi dua jenis yakni Deportasi sebanyak 171 orang dan Repatriasi 8 orang yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Tiba di PLBN Entikong, Para pmi non prosedural ini wajib untuk mengikuti proses tahapan protokol kesehatan covid-19 yang sudah ditentukan seperti mencuci tangan, penyemprotan cairan disinfektan terhadap barang bawaannya, pemeriksaan suhu tubuh, pendataan identitas secara detail dan selanjutnya akan diberikan kartu kuning atau kartu kewaspadaan oleh para petugas setempat.

“Hari ini kami dari KJRI mendampingi sebanyak 171 orang WNI yang bermasalah dan sudah selesai menjalani proses hukum yang berlaku di Malaysia,” jelas Roni Fajar Purba Staf Teknis KJRI Kuching.

“Permasalahan yang dialam oleh para PMI ini rata rata melangar undang undang keimigrasian,” ujar Roni.

Staf teknis KJRI Kuching Roni Fajar Purba menjelaskan dari semua jumlah para PMI non prosedural yang dipulangkan ini 3 orang di antaranya dalam kondisi sakit dan sudah dilakukan rapid test semua hasilnya non reaktif.

“Dari 171 orang ini ada 3 orang dalam kondisi sakit namun di Malaysia sudah dilakukan Rapid test dan hasil semuanya non reaktif,” ungkapnya.

Proses pemulangan para PMI non prosedural ini selanjutnya dari PLBN Entikong akan di fasilitasi oleh BP2MI Kalimantan Barat dan dibawa ke Dinas Sosial Provinsi Kalbar yang nantinya akan memfasilitasi proses pemulangan ke kampung halaman mereka masing masing. (Bry)

Check Also

Tingkatkan Kolaborasi dan Sinergitas, Kalsel Putuskan Mata Rantai Covid-19

BANJARMASIN, SB – Bertempat di Rupatama Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) berlangsung Penandatanganan kesepakatan …