Pasca Lebaran, Posko Perbatasan Anjir Kondusif

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Hari kedua hari Raya Idul Fitri 1441 H, kondisi Pos Satgas Covid-19 perbatasan Kalteng-Kalsel yang berlokasi di Jembatan Timbang Km 13 Desa Anjir Serapat Kecamatan Kapuas Timur berjalan dengan kondusif dan tertib. Dari pengamatan Tim Kominfo di lapangan pada hari Senin (25/5/2020), tampak para petugas posko melakukan pemeriksaan kepada setiap pengendara motor maupun mobil yang ingin masuk ke wilayah Kalteng, khususnya Kabupaten Kapuas.

Tampak pula terlihat berada di lokasi tersebut, Kepala Diskominfo Kapuas Dr H Junaidi, Kepala Satpol PP dan Damkar Kapuas Syahripin, Kapolsek Kapuas Timur Iptu Siti Rabiyatul Adawiyah serta para petugas posko yang terdiri dari TNI/Polri, Dishub, BPBD, Tagana, Satpol PP dan relawan desa.

Saat dilakukan tanya jawab oleh Tim Kominfo terkait kondisi dilapangan, Kapolsek Kapuas Timur Iptu Siti Rabiyatul Adawiyah menerangkan kegiatan yang dilakukan di pos penjagaan Km 13 ini adalah pemeriksaan terhadap setiap pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat yang ingin memasuki wilayah Kalimantan Tengah.

“Kegiatan pemeriksaan ini dilakukan sesuai dengan keputusan Gubernur Kalimantan Tengah tentang pembatasan arus masuk masyarakat yang berasal dari luar wilayah Kalimantan Tengah dan juga Instruksi serta arahan Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat agar setiap orang yang masuk ke wilayah Kabupaten Kapuas harus dilakukan pemeriksaan, yang mana kami melakukan pemeriksaaan berupa identitas kepada setiap pengguna jalan,”ucapnya.

Dirinya mengatakan tujuan dilakukannya pemeriksaan dan penjagaan tersebut agar dapat membatasi arus lalu lintas yang masuk ke Kalimantan Tengah, khususnya masyarakat dari daerah Kalimantan Selatan yang merupakan zona merah dan memiliki banyak kasus positif sehingga meminimalisir penyebaran virus corona yang terbawa oleh pendatang dari luar wilayah Kalteng.

Sementara itu, salah seorang pengguna jalan bernama Saripudin yang melintasi posko perbatasan, sangat mengapresiasi dan setuju terhadap sistem penjagaan yang dilakukan para petugas berupa pemeriksaan identitas, yang mana menurutnya hal itu dapat meminimalisir masuknya virus dari para pendatang yang berasal dari luar wilayah Kalteng. (hmskmf/ujang/ery-SB).

Check Also

Tingkatkan Kolaborasi dan Sinergitas, Kalsel Putuskan Mata Rantai Covid-19

BANJARMASIN, SB – Bertempat di Rupatama Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) berlangsung Penandatanganan kesepakatan …