Dandim 1007/Bjm : Jika New Normal Diterapkan, Semua Harus Ditata Ulang

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com -Banjarmasin termasuk salah satu dari 25 kota/Kabupaten yang akan menerapkan ”New Normal” yaitu sebuah tatanan kehidupan yang baru setelah berakhirnya pemberlakuan PSBB sebagai upaya pemerintah dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

Hal tersebut dikatakan Dandim 1007 /Banjarmasin Kolonel Inf Anggara Sitompul usai mengikuti rapat dan paparan Kapolresta dengan Walikota dan para Stake Holder di Mapolresta Banjarmasin Jl. A Yani Km 3,5 Kebun Bunga Banjarmasin Timur, Kamis (28/5).

Didepan rekan-rekan media, Dandim mengatakan jika New Normal diterapkan, semua perlu ditata ulang. Mall, pasar, restoran maupun tempat-tempat rekreasi yang bisa mengumpulkan banyak orang harus menerapkan disiplin dan Protokol kesehatan.

Para pelaku usaha harus mengikuti prosedur, karena kalau tidak dikhawatirkan akan semakin banyak orang yang terpapar sehingga penyebaran virus ini semakin tak terkendali.

”Kalau tidak mau menerapkan dan tidak mau mengikuti protokol kesehatan, kita sarankan agar ditutup dan aksesnya kita batasi”. Tegas Dandim kepada para awak media.

Diakuinya, selama penerapan PSBB Jilid III ini masih banyak kelemahan yang ada,salah satu contoh masalah masker. Masih banyak masyarakat kita yang belum menyadari pentingnya masker, terutama anak-anak.

”Ini tugas orang tua agar memberikan pemahaman kepada anak-anaknya,” harapnya.

Disebutkan sebelumnya, dari sekitar 40 titik tempat keramaian,akan difokuskan di 4 sasaran yaitu mall, pasar, restoran dan tempat rekreasi. (ism/ad)

Check Also

Bupati, Trend Kasus Covid-19 Kapuas Menurun

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Bupati Kapuas Ir Ben Brahim.S Bahat MM MT menyatakan, trend kasus …