Mensos Apresiasi Tagana Garda Terdepan Pemakaman Jenazah Covid-19

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Menteri Sosial Juliari P Batubara menyampaikan apresiasi atas peran serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam membantu pemerintah memerangi Covid- 19.

“Tagana merupakan relawan sosial telah mendedikasikan dirinya untuk kemanusiaan, mereka bekerja tanpa pamrih, mereka bekerja tak kenal lelah, Tagana adalah Pahlawan Kemanusiaan,”ujar Juliari di Jakarta, kemarin.

Dikatakan, satu hal yang menjadi tugas yang selama ini belum pernah mereka kerjakan adalah menguburkan jenazah yang meninggal akibat Covid-19.

“Meski di saat yang lain menghindari, namun Tagana harus berjibaku menguburkan jenazah yang meninggal akibat Covid-19. Sungguh mulia tugas Tagana, tetap semangat dan terus bekerja untuk kemanusiaan,”ungkap mantan anggota DPR dua periode itu.

Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Bencana Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah, Andi Septianto Adinata saat dihubungi melalui telepon membenarkan bahwa Tagana di Kabupaten Kapuas menjadi garda terdepan dalam penguburan jenazah Covid-19.

“Awalnya Tagana sebagai tim pendukung, namun Bupati Kapuas, Ben Brahim S. Bahat meminta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas, Budi Kurniawan, selaku Gugus Tugas Covid-19 agar Tagana ambil alih sebagai tim inti dalam penguburan jenazah,”terang Andi.

Tugas Tagana, lanjut Andi menyolatkan jenazah, mengantar ke pemakaman sampai penutupan liang lahat. “Mereka dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, PSC 119 Kapuas dan Rumah Sakit Kapuas,”papar Andi.

Salah satu anggota Tagana Kabupaten Kapuas Muhammad Alian Noor yang menjadi Tim Penguburan mengungkapkan rasa senang karena bisa membantu korban Covid-19.

“Awalnya saya agak kawatir karena ditugasi menguburkan jenazah Covid 19, setelah terjun timbul rasa senang karena bisa membantu sesama yang orang lain tidak punya kesempatan seperti saya,”ungkap Ali yang sudah dua tahun menjadi anggota Tagana.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Pepen Nazaruddin mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun oleh Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam per 9 Juni 2020, Tagana telah melakukan sebanyak 5.341 dengan 31 jenis kegiatan.

“Tagana telah melakukan sosialisasi, edukasi, penyemprotan disinfektan, pembuatan kampung siaga Covid-19, dukungan psikososial, layanan dapur umum sampai pemakaman jenazah Covid 19, dan masih banyak lagi yang mereka kerjakan,”ujarnya. (ujang/ery-SB).

Check Also

Gereja Katolik ‘Bunda Maria Tanpa Noda’ Stasi Selimus Diresmikan

SEKADAU, suaraborneo.com – Mewakili Pejabat Sementara Bupati Sekadau, Sri Jamiadatin, Asisten 2 Bidang Administrasi Pembangunan …