Penyelundupan Menurun, Patroli Perbatasan RI-Malaysia Tetap Digelar

SANGGAU, SuaraBorneo – Pasca pemerintah negara Malaysia melakukan lockdown di setiap pintu perbatasan secara nasional guna memutus mata rantai penularan wabah Covid-19, salah satunya dengan Indonesia yakni Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, angka penyeludupan di wilayah perbatasan RI-Malaysia yang melewati jalan tikus atau jalur tidak resmi di sektor kiri dan kanan PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau, mengalami penurunan drastis.

Meski demikian, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Malaysia Yonif Raider 641/Beruang tetap melakukan pengamanan dan pengawasan yang ketat serta melakukan patroli rutin di jalur tidak resmi sektor kiri dan kanan PLBN Entikong.

“Pasca Malaysia melakukan lockdown ditengah pandemi Covid-19, saat ini angka penyeludupan barang ilegal lewat jalan tikus dari Malaysia ke Indoneisa di perbatasan terjadi penurunan drastis,” jelas Letkol Inf Kukuh Suharwiyono, Dansatgas Pamtas Yonif Raider 641/Beruang. Minggu, (14/6/2020).

“Meski demikian, kami tetap melakukan pengamanan dan pengawasan yang ketat di jalur tidak resmi, baik sektor kiri maupun kanan PLBN Entikong selama 1X24 jam sehari. Hal ini kami lakukan untuk mengantisipasi kegiatan ilegal dan penyelundupan ditengah pandemi Covid-19 saat ini,” Pungkasnya.

 

Letkol Kukuh menambahkan bahwa pihaknya tetap membangun sinergit dengan kepolisian dan instansi terkait di perbatasan guna mengoptimalkan upaya antisipasi terhadap penyeludupan barang atau orang di perbatasan Entikong. (Bry)

Check Also

Gereja Kristus Tersalib stasi Selalong 1 Diresmikan Uskup Sanggau

SEKADAU, suaraborneo.com – Gereja Kristus Tersalib Stasi Selalong I Stasi Paroki Sekadau keuskupan Sanggau diresmikan …