Bupati Kapuas Proyek Besar Pertanian Harus Libatkan Putra Putri Kalteng

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT menyatakan proyek besar pengembangan pertanian di Kalimantan Tengah yang ditetapkan pemerintah pusat untuk ketahanan pangan nasional harus melibatkan putra putri Kalteng.

“Harus seperti itu mengingat nantinya memerlukan tenaga kerja yang banyak namun skala prioritas harus putra putri dari Kalteng,”kata Bupati Ben Brahim sebelum menggelar rapat koordinasi evaluasi PSBB bersama Forkopimda Wabup OPD lingkup Pemkab Kapuas di Aula Kantor Bappeda Senin (15/6/2020).

Menurut mantan Kadis PU Provinsi Kalteng ini Presiden Jokowi telah menetapkan Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau sebagai tempat pengembangan pertanian nasional.

“Jadi proyek besar ini tentunya harus kita dukung bersama baik antar stake holder serta seluruh masyarakat Kalteng,”terang Ben.

Untuk itu, lanjutnya, dengan adanya kunjungan dan peninjauan langsung Menteri Pertanian dan Menteri PUPR ke Kalteng (Kapuas-Pulpis) semuanya memastikan kesiapan itu.

Seperti diberikan sebelumnya, pemerintah pusat kembali memperkuat program ketahanan pangan nasional.

Strategi itu dengan cara Food Estate salah satu provinsi di Indonesia dinilai potensial terkait pengembangan lahan pertanian yakni Provinsi Kalimantan Tengah. (ujang/ery-SB).

Check Also

Gereja Kristus Tersalib stasi Selalong 1 Diresmikan Uskup Sanggau

SEKADAU, suaraborneo.com – Gereja Kristus Tersalib Stasi Selalong I Stasi Paroki Sekadau keuskupan Sanggau diresmikan …