Bupati Kapuas Vidcon Bersama Gubernur Pengembangan Food Estate

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi Wakil Bupati Kapuas H M Nafiah Ibnor bersama Forkopimda Kabupaten Kapuas mengikuti Rapat Koordinasi dalam rangka Pembangunan dan Pengembangan Food Estate di Provinsi Kalimantan Tengah secara terpisah melalui Video Conference (Vidcon) bersama Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran, Rabu (17/6/2020) pagi di Aula Bappeda Kuala Kapuas.

Rapat Koordinasi membahas secara intensif rencana pembangunan dan pengembangan “Food Estate” yaitu konsep pengembangan produksi pangan secara terintegrasi dengan pertanian, perkebunan serta peternakan dalam satu kawasan yang terletak di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau, tepatnya lahan Eks – Pengembangan Lahan Gambut (PLG).

Pengembangan kawasan tersebut, dalam rangka implementasi program Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo yang akan menjadikan Kalteng sebagai ketahanan pangan nasional.

Gubernur Kalteng saat memimpin rapat koordinasi secara virtual tersebut mengatakan, rencana pengembangan Food Estate yang berada di luas lahan rawa 164.598 hektar di Provinsi Kalimantan Tengah yaitu berbasis korporasi petani.

Sugianto juga menyampaikan, luas lahan program pengembangan pertanian intensifikasi dan ekstensifikasi di Provinsi Kalteng yang berada di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau yakni seluas 164.598 Hektar, masing-masing intensifikasi seluas 79.142 hektar dan ekstensifikasi seluas 85.456 hektar.

Sementara itu, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat ketika ditemui usai rapat mengatakan untuk ke depannya akan mensinkronkan data dari semua baik Kabupaten, Provinsi dan Kementerian.

Ia pun menyampaikan, pihaknya menyambut baik program ini dan berharap putera/puteri di Kalimantan Tengah untuk mempersiapkan diri ikut ambil bagian dalam pengembangan proyek ini. Apabila proyek ini sudah berkembang maka akan ada usaha-usaha lainnya dan mereka bisa terlibat disana dan tentu akan diberikan pelatihan sesuai dengan jurusannya masing-masing.

“Saya yakin dan percaya bisa memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat terkait pembangunan mega proyek ini dan masyarakat akan mendukung program ini. Saya juga berharap ke depan sudah tentu pemerintah pusat mendukung dalam hal jaringan tata air baik jaringan primer, sekunder, tersier dan jaringan lainnya,”ujar Mantan Kepala Dinas PU Provinsi Kalteng ini.

Kemudian, Ben Brahim juga mengungkapkan, dukungan juga diperlukan untuk pembuatan jalan usaha tani karena hal ini penting untuk membentuk jalan pertanian ke jalur poros.

“Saya berharap jalan Kabupaten dan Provinsi yang berada di kawasan pengembangan ketahanan pangan Nasional dilaksanakan pembangunannya, karena tanpa bantuan dari pusat kita tidak bisa secara cepat membangun. Begitu juga pelabuhan Batanjung, pelabuhannya sudah siap tetap jalannya belum ada,”ungkapnya. (hmskmf/ujang/ery-SB).

Check Also

Gereja Kristus Tersalib stasi Selalong 1 Diresmikan Uskup Sanggau

SEKADAU, suaraborneo.com – Gereja Kristus Tersalib Stasi Selalong I Stasi Paroki Sekadau keuskupan Sanggau diresmikan …