Transisi, Kapuas Menuju Tatanan Kehidupan Baru

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Secara umum pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah dinilai cukup berhasil.

Hal ini disampaikan Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat melalui Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga kepada wartawan di Kantor BPBD Jalan Kasturi Kuala Kapuas Jumat (3/7/2020).

“Masa transisi pasca PSBB tahap II berakhir Kapuas menuju tatanan kehidupan baru,”katanya.

Dikatakan pihaknya bersama 17 OPD lingkup Pemkab Kapuas telah menggelar rapat terkait kesiapan itu pada Jumat (3/7).

“Rapat membahas tentang payung hukum regulasi Perbup Kapuas menuju tatanan kehidupan baru,”imbuhnya.

Untuk penggodokan Perbup nantinya dilakukan 13 OPD. Hanya saja sesuai mekanisme review ulang dari Biro Hukum Setda Provinsi Kalteng.

Lebih lanjut Panahatan Sinaga yang juga Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas ini menjelaskan upaya dilakukan mengefektifkan pos-pos yang sudah ada.

Diantaranya adalah pos pantau bundaran pos pantau NSD serta pos pantau Batanjung kawasan perairan. Kemudian juga melakukan disinfektan.

“Semuanya bertujuan pengamanan dan antisipasi secara masif,”ujarnya seraya menjelaskan kalau itu dilakukan sesuai tanggap darurat hingga tanggal 14 Juli selanjutnya.

Oleh karena itulah dalam rangka persiapan menuju tatanan kehidupan baru tersebut ia juga mengharapkan kepada warga selalu memberdayakan diri sendiri.

“Patuhi anjuran pemerintah dengan mengacu protokol kesehatan Covid-19. Selalu bersama mengedukasi. Kalau ada yang positif hilangkan stigma negatif,”terang Panahatan Sinaga menambahkan. (ujang/ery-SB).

Check Also

KPU Kalbar Monitoring Data Pemilih di Perbatasan

SEKADAU, suaraborneo.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sunsong menerima kunjungan Visitasi Tim Rombongan anggota Komisi Pemilihan …