H Junaidi : Berakhirnya PSBB, Masalah Covid-19 Belum Selesai

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Kapuas per tanggal 1 Juli 2020 yang lalu, bukan berarti virus corona telah hilang, namun harus tetap mematuhi aturan-aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas Dr H Junaidi, SE, SKM, M.AP, M.Kes saat diwawancarai oleh Tim Kapuas Digest TV, Tegus Jusuf Madjan di Kantor Diskominfo Kapuas, Jalan Pemuda Km 5,5 Jumat (3/7/2020) siang.

Dirinya menjelaskan, sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Kapuas Nomor 255/BPBD tahun 2020 tertanggal 18 Juni 2020 bahwa status tanggap darurat bencana non alam penyebaran wabah penyakit akibat Covid-19 di Kabupaten Kapuas diperpanjang selama 28 hari mulai tanggal 17 Juni sampai dengan 14 Juli 2020.

Dengan diperpanjangnya status tanggap darurat tersebut, dirinya meminta kepada masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Kapuas agar jangan beranggapan bahwa dengan berakhirnya PSBB maka virus corona telah hilang.

“PSBB telah berkahir, namun bukan berarti masalah virus corona telah selesai, status kita masih dalam tanggap darurat dan wajib bagi semua masyarakat untuk mematuhi serta menjalankan dengan disiplin semua protokol-protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah,” ujarnya.

Kadis Kominfo Kabupaten Kapuas tersebut juga menegaskan agar masyarakat jangan salah dalam mengartikan kasus kumulatif positif di Kabupaten Kapuas. Dijelaskannya bahwa kasus kumulatif positif merupakan kumpulan jumlah dari awal terjadinya kasus positif hingga sampai yang terjadi sekarang.

“Dalam kasus kumulatif ini, terdapat kasus yang meninggal, kasus yang sembuh dan kasus yang masih dalam perawatan. Oleh sebab itu, walau di Kabupaten Kapuas terdapat 1781 kasus kumulatif positif, bukan berarti jumlahnya sebanyak itu, namun itu adalah total jumlah kasus dari awal terjadinya kasus hingga yang terjadi sekarang ini,” terangnya.

Kemudian, Jubir Gugu Tugas Penanganan Covid-19 tersebut menuturkan dari jumlah kasus kumulatif positif Covid-19 sebanyak 171 tersebut, terdapat sebanyak 38 orang yang sembuh dan meninggal positif Covid-19 sebanyak 19 orang. Oleh sebab itu dari data tersebut, masih tersisa 114 orang yang masih dalam perawatan dan rata-rata dalam kondisi sehat.

“Saya berharap kepada masyarakat untuk menghilangkan stigma negatif terhadap masyarakat yang terpapar virus corona atau Covid 19. Mari kita musuhi virusnya tapi jangan musuhi orangnya, mari kita memberikan semangat kepada saudara-saudara kita yang terkena virus corona ini sehingga mereka bisa sembuh dan berkumpul bersama kita kembali,”ucap H Junaidi.

H Junaidi juga berpesan kepada masyarakat untuk mengambil hikmah dan intropeksi diri dengan adanya musibah pandemi ini dengan cara mendekatkan diri kepada Tuhan dan rajin beribadah serta berdoa.

“Mari berdoa kepada Tuhan agar selalu diberikan kekuatan, keselamatan dan perlindungan kepada kita semua sehingga mampu melawan Covid-19 ini. Kita harus yakin dengan kebersamaan, kekompakan dan persaudaraan maka kita pasti akan bisa melawan Covid-19 di Kabupaten Kapuas ini,”pungkasnya. (hmskmf/ujang/ery-SB).

Check Also

Ibnu Sina: Ujian Covid-19, Hadapi Dengan Sabar dan Syukur

BANJARMASIN, SB – Menghadapi situasi sulit pada pandemi Covid-19 dengan menanamkan sikap sabar dan bersyukur …