Dampak Covid-19, Anggaran Peningkatan Jalan Status Provinsi di Sanggau Terpangkas

SANGGAU, SB – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalbar yang dipimpin H Subhan Nur menemui Bupati Sanggau, Paolus Hadi di ruang kerjanya untuk beraudiensi.

Hal itu dilakukan, sebagai bukti nyata anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat hingga saat ini terus berupaya memperjuangkan perbaikan ruas jalan berstatus jalan provinsi di Kabupaten Sanggau meski ditengah pandemi Covid-19.

“Kita melihat sebagian besar jalan provinsi ini kan rusak berat. Karena itu kita audiensi ke Bupati ini sejauhmana kita sharing informasi. Kemudian dari aspek-aspek regulasi apa yang diperlukan. Baik kami yang di provinsi maupun kepala daerah, khsusunya Bupati, supaya nyambung ini,” ujar Ketua Komisi IV, Subhan Nur kepada awak media usai audiensi

Dalam rombongan tersebut, Politisi Partai Nasdem itu juga mengaku membawa instansi teknis yakni Dinas Bina Marga Kalbar. “Pada dasarnya teman-teman di Komisi IV yang membidangi infrastruktur siap memperjuangkan kepada Gubernur untuk menganggarkan perbaikan-perbaikan jalan provinsi yang ada di Sanggau ini,” tegasnya.

Bahkan jika pun APBD Provinsi nantinya tak mampu, pihaknya bersama Bupati Sanggau bisa bersama-sama memperjuangkan ke Komisi V DPR-RI.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV yang ikut dalam rombongan, Fransiskus Ason membeberkan untuk tahun ini telah dianggarakan peningkatan ruas jalan Bodok-Meliau Rp 7 miliar. Namun lantaran kasus COVID, dana tersebut dipangkas dan hanya tinggal Rp2,6 miliar.

Demikian juga ruas jalan Kembayan-Balai Sebut. Yang seharusnya belasan miliar, juga Rp 2,6 miliar. “Kita juga membawa dinas teknis dari provinsi yaitu Bina Marga itu kita sampaikan ‘tolong pak ini sudah rusak parah’. Mereka mengatakan ya sesuai anggaran itu. Terpenting bisa untuk fungsional,” ujar Fransiskus Ason.

Ason mengaku ia bersama robongan Komisi IV DPRD Kalbar itu sudah mengecek langsung ruas jalan provinsi di Kabupaten Sanggau. Politisi Partai Golkar itu juga menjelaskan bahwa ruas jalan Bodok-Meliau dan Kembayan-Balai Sebut sampai ke Belitang sudah masuk dalam perencanaan di tahun 2021.

“Dalam perencanaan PU, Meliau-Bodok itu sekitar Rp 25 miliar. Kemudian Kembayan-Balai Sebut sampai ke daerah Belitang dalam perencanaan Rp 35 miliar, mudah-mudah tidak berubah. Dan mudah-mudahan bertambah. Mudah-mudahan juga masalah COVID ini bisa berlalu dan bisa normal kembali,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Sanggau, Paolus Hadi berharap masyarakat Sanggau bersabar. Dikatakannya, bukan berarti pemerintah tak peduli.

“Saya ulangi lagi, untuk ruas jalan Kembayan-Balai Sebut itu sudah ada tahun ini anggaranya. Tapi dibatalkan karena DAK ditarik pusat. Kalau tak salah saya Rp16 miliar. Itu didorong oleh provinsi. Mudah-mudahan tahun depan bisa lagi mambantu kita,” pungkas Paolus Hadi. (Bry)

Check Also

Ibnu Sina: Ujian Covid-19, Hadapi Dengan Sabar dan Syukur

BANJARMASIN, SB – Menghadapi situasi sulit pada pandemi Covid-19 dengan menanamkan sikap sabar dan bersyukur …