Lewat Jalur Sawah, Danrem 121/Abw Cek Lokasi Bencana Angin Puting Beliung di Samalanta

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Empat Desa yang ada di Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang terdampak bencana angin Puting Beliung, Rabu (8/7) kemarin. Empat

Ke Empat Desa yang ada di Kecamatan Samalantan terdampak angin Puting Beliung, yakni desa Samalantan, desa Sabau, desa Bukit Serayan, dan desa Marunsu.

Di desa Samalantan, sebanyak 124 rumah yang mengalami kerusakan. Dengan 35 mengalami kerusakan berat, 14 kerusakan ringan, dan 75 kerusakan ringan. Sementara satu orang mengalami luka berat. Desa Sabau’ satu rumah dengan kerusakan berat. Desa Bukit Serayan terdapat 24 rumah, empat diantaranya mengalami kerusakan berat, 20 rumah kerusakan ringan. Kemudian Desa Marunsu ada 17 rumah, enam mengalami kerusakan berat, tujuh sedang dan empat ringan.

Danrem 121/Abw (Alambhana Wanawai) Sintang Kalbar, Brigjen TNI Ronny, mengunjungi sejumlah rumah warga yang terdampak Covid-19 di kecamatan Samalantan. Dalam kunjungan Danrem tersebut, ia langsung mengerahkan 50 anggota TNI untuk memperbaiki rumah warga yang ambruk dan hancur.

“Kita berikan bantuan bangunan, atap seng dan semen untuk memperbaiki rumah ini. Kita prihatin, oleh karena itu kita TNI AD membantu kesusahan masyarakat,” ungkap Danrem yang di dampingi Dandim 1202 Singkawang, Letkol Arm Victor J. L Lopulalan.

Danrem berharap tidak ada lagi bencana alam serupa yang dapat merugikan masyarakat. Dalam hal ini, Danrem turut menghimbau kepada masyarakat lain yang ingin membantu korban dari bencana tersebut bisa menyalurkan bantuannya.

“Bagi warga yang ingin membantu silahkan datang di kantor camat, kantor desa untuk.memberikan bantuan. Begitu juga dengan pemerintah daerah. Kita harapkan keperdulian dari masyarakat bukan saja di Kalbar tapi Indonesia ini, dan lembaga-lembaga kemanusiaan untuk membantu. Bukan kita memohon belas kasihan tapi memang kita ada keperdulian saudara kita yang terkena bencana alam,” tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Dandim 1202 Singkawang, Letkol Arm Victor J.L Lopulalan. Dandim mengaku sangat prihatin dengan kondisi rumah warga yang sudah rata dengan tanah. Sebagai komandan Kodim ia sangat sedih, sebagai bentuk kepedulian awal TNI kepada masyarakat, ia mengarahkan prajurit untuk membantu warga terdampak bencana. Selanjutnya akan ada bantuan lainnya yang ia support melalui pemerintah.

“Nanti kita akan bantu sebisa kita. Kita juga berharap pemerintah segera menghimpun bantuan untuk warga. Kita dari TNI AD juga sudah membantu warga sebisa yang ada sekarang, semoga nanti juga bantuan lainnya,” ungkap Letkol Arm Victor.

Terakhir, Dandim meminta agar masyarakat tetap sabar dan kuat menghadapi bencana ini. (Sr)

Check Also

Ibnu Sina: Ujian Covid-19, Hadapi Dengan Sabar dan Syukur

BANJARMASIN, SB – Menghadapi situasi sulit pada pandemi Covid-19 dengan menanamkan sikap sabar dan bersyukur …