Pasca Banjir, BPBD dan TNI/Polri dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat

SANGGAU, SB – Pasca terjadinya banjir bandang yang mengakibatkan putusnya jembatan penghubungkan Dusun Grama Jaya dengan Dusun Punti Kayan Desa Nekan, Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau beberapa hari yang lalu dan tentunya mendapat perhatian serius Pemkab Sanggau.

Sebagai wujud kepedulian terhadap musibah yang menimpa warga Desa Nekan Kecamatan Entikong, Pemkab Sanggau melalui BPBD bersama Kodim 1204/Sanggau, Satgas Pamtas, Koramil Entikong, Polsek Entikong dibantu warga Desa Nekan bergotong royong melakulan kerja bhakti membangun jembatan darurat yang menghubungkan antar Dusun Gramajaya dengan Dusun Punti Kayan Desa Nekan Kecamatan Entikong.
“Kami dari BPBD bersama TNI/Polri dibantu warga sekitar bergotong royong membangun jembatan darurat yang menghubungkan antara Dusun Gramajaya dengan Dusun Punti Kayan Desa Nekan. Jembatan ini sebelumnya rusak akibat terjangan banjir yang melanda Desa Nekan beberapa hari lalu,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sanggau, Siron disela – sela bergotong royong dengan TNI/Polri dan warga.

Dengan dibangunnya jembatan darurat tersebut namtinya, diharapkan akses warga ke dua Dusun maupun Dusun lainnya diharapkan bisa kembali normal.

“Jembatan ini satu – satu akses masyarakat di beberapa Dusun. Mudah – mudahan jembatan ini dapat memperlancar perekonomian masyarakat karena hasil bumi masyarakat juga melewati jembatan itu,” ujarnya.
“Untuk motor dan mobil kecil bisa lewat. Inikan sifatnya sementara, untuk yang permanen pak Bupati dan pak Wakil Bupati sudah memerintahkan Dinas terkait menyelesaikannya,” pungkas Siron.

Pada kesempatan itu, BPBD Sanggau juga bantuan bahan bangunan dan material berupa semen sebanyak 50 Sak kepada masyarakat. Bantuan diserahkan Kepala BPBD kepada kepala Desa Nekan. (Bry)

Check Also

Ibnu Sina: Ujian Covid-19, Hadapi Dengan Sabar dan Syukur

BANJARMASIN, SB – Menghadapi situasi sulit pada pandemi Covid-19 dengan menanamkan sikap sabar dan bersyukur …