TNI Salurkan Bantuan Perahu Kepada Masyarakat Pedalaman di Perbatasan

ENTIKONG, SB – Tidak hanya menjaga perbatasan yang dilakukan oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif Raider 641/Beruang, namun membantu kesulitan masyarakat di perbatasan juga dilakukan.

Seperti kali ini, menyerahkan bantuan berupa perahu kepada masyarakat pedalaman di wilayah perbatasan, yakni Dusun Gun Jemak dan Dusun Gun Tembawang, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau sebagai alat transportasi alternatif.

Hal itu dilakukan, mengingat saat ini akses jalan darat dari kedua dusun tersebut menuju ke kota kecamatan Entikong sangat sulit. Apalagi disaat musim curah hujan tinggi serta puluhan jembatan semi permanen masih terbuat dari bambu di sepanjang jalan, apabila melakukan evakuasi warga dalam kondisi darurat melalui jalur darat sangat beresiko karena tanah berlumpur, licin dan beberapa kali terjadi longsor. Proses evakuasi warga dalam kondisi darurat akhirnya harus dilakukan melalui jalur sungai menggunakan perahu.

Inilah yang membuat Satgas Yonif Raider 641/Beruang berinisiatif untuk memberikan bantuan perahu kepada masyarakat di dua dusun tersebut sehingga bisa dimanfaatkan sebagai sarana transportasi alternatif.

“Pos Gun Tembawang sudah menjadi bagian dari warga disana sehingga mereka dapat merasakan kesulitan dan kebutuhan warga,“ ujar Kapten Inf Adi Prayogo, Komandan SSK IV Satgas Pamtas Yonif R 641/Bru. Jumat, (10/7/2020).

Bantuan perahu dari Satgas Yonif R-641/Bru yang diserahkan langsung oleh Kapten Adi Prayogo ini dibuat secara gotong royong oleh anggotanya di pos Gun Tembawang dengan warga setempat.

Ditempat terpisah, Komandan Satgas Pamtas Yonif Raider 641/Beruang, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono menjelaskan rencana pemberian bantuan perahu tersebut sudah lama, namun baru sekarang terealisasi.

“Untuk perahu ini memang sudah lama kami rencanakan namun baru sekarang bisa terealisasi,” jelasnya.

“Selain itu saya juga berterimakasih kepada warga di dua dusun Desa Suruh Tembawang karena ikut berperan membantu menyelesaikan pembuatan perahu tersebut,” ungkap Kukuh.

“Kalau kita bekerja bersama-sama dan gotong royong kesulitan apapun insya Allah akan teratasi,” lanjutnya.

Ia menambahkan kehadirian Satgas Pamtas TNI hadir di perbatasan untuk menjaga keutuhan wilayah kedaulatan negara dan untuk membantu kesulitan masyarakat disekelilingnya. (Bry)

Check Also

DPRD Menyetujui Raperda Perubahan APBD 2020 Sebagai Perda

SEKADAU, suaraborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sekadau menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) …