Jamin Perlindungan Tenaga Kerja, Pemkab Sanggau MOU Dengan BP Jamsostek

SANGGAU, SB – Pemerintah Kabupaten Sanggau melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan Badan Penyelenggara Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Cabang Pontianak, Senin (13/7/2020).

Dalam kesempatan tersebut dihadiri Bupati Sanggau Paolus Hadi, Kepala BP Jamsostek Cabang Pontianak Andry Rubiantara didampingi Kepala KCP Jamsostek Sanggau Azwarsayh.

Kesepakatan Bersama antara BP Jamsostek dengan Pemkab Sanggau, akan di tindaklnjuti dengan perjanjian Kerja sama antara BP Jamsostek dengan perangkat daerah terkait diantaranya Dinas BMSDA, Dinas PMPTDP, DPCKTRP dan Disnakertrans.

Bupati Sanggau Paolus Hadi mengatakan, MoU ini terkait dengan kebijakan daerah. Salahsatunya bagaimana tenaga kontrak yang bekerja di lingkungan Pemkab Sanggau bisa dijamin asuransinya.

Kemudian, terkait penggunaan anggaran di Dinas Cipta Karya, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Sanggau serta Dinas yang memiliki kegiatan fisik diminta mengawasi dan memastikan karyawannya terdaftar dalam program BP Jamsostek.
“Saya minta mereka mengawasi bagaimana aktifitas proyek yang ada di Sanggau ini harus dikontrol supaya Perusahaan mengikutsertakan tenaga kerjanya dalam program Jamsostek,” ujarnya.

Bupati menambahkan, Ia pun sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja agar memastikan perusahaan – perusahaan yang ada mengikutsertakan karyawannya dalam program BP Jamsostek karena ini perintah Undang – Undang.
“Jangan sampai nanti perlakuan mereka (Perusahaan) semena – mena dan itu sudah saya ingatkan,” pungkas.

Sementara itu, Kepala BP Jamsostek Cabang Pontianak Andry Rubiantara menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau yang telah mensupport BPJamsostek.

“Sebetulnya untuk tenaga kontrak/honorer khususnya di Pemerintah Kabupaten Sanggau sebetulnya sudah terlindungi. Cuman kitakan belum MoU, jadi kita maunya ber MoU dengan Pemerintah Kabupaten Sanggau dan kemudian kita MoU dengan OPD untuk melindungi tenaga kerja-tenaga kerja lainnya, seperti guru honorer/tenaga kontrak juga banyak, kalau kita berbicara manfaat inikan perlindungan dasar manfaatnya besar,” ujar Andry.

Berkaitan dengan ketenagakerjaan, dikatakannya, jelas BPJS Ketenagakerjaan melindungi dari segi biaya sampai sembuh tanpa batasan biaya.

“Misalkan yang bersangkutan meninggal dunia, maka mendapat santunan sebesar Rp 42 juta dan ada tenaga kontrak di sini yang nanti akan kita serahkan santunannya,” ungkap dia. (Bry)

Check Also

Ibnu Sina: Ujian Covid-19, Hadapi Dengan Sabar dan Syukur

BANJARMASIN, SB – Menghadapi situasi sulit pada pandemi Covid-19 dengan menanamkan sikap sabar dan bersyukur …