Bank Kalsel Diharapkan Mampu Berkontribusi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Ketua Komisi II Imam Suprastowo didampingi anggotanya Muhammad Yani Helmi mengharapkan kontribusi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk meningkatkan permodalan Bank Kalsel.

Tujuannya untuk membantu masyarakat dalam permodalan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sehingga perekonomian masyarakat bisa berjalan normal di tengah pandemi Covid-19 ini.

Bank Kalsel diharapkan mampu berkontribusi untuk meningkatkan pengembangan ekonomi masyarakat,” Pinta Imam , Kamis (16/07)

Sebaliknya, perbankan daerah ini secara otomatis mendapatkan keuntungan atau laba yang lebih banyak lagi, sehingga akan meningkatkan Pendapatan asli Daerah (PAD), sebutnya”.

Upaya meningkatkan permodalan Bank Kalsel ini, anggota komisi II Muhammad Yani Helmi menyarankan, Pemkab dan Pemkot di Provinsi Kalimantan Selatan ini disarankan mengalihkan sebagian simpanan mereka dari bank konvensional ke Bank Kalsel.

“Kita sebagai orang daerah harus bangga bisa menyimpan dana di perbankan sendiri demi kemajuan banua,” ucap Paman Yani sapaan akrab anggota DPRD Kalsel itu.

Sebagaimana tujuan semula mendirikan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalsel tahun 1960 masih dalam bentuk Perusahaan Daerah (PD), kemudian pada 2017 berubah statusnya menjadi Perseroan Terbatas (PT) Bank Kalsel.

Saat ini, PT Bank Kalsel tersebut memiliki cabang di 13 kabupaten dan kota, juga ada di DKI Jakarta yang didirikan setelah perubahan status dari PD menjadi PT.

“Untuk mempermudah transaksi keuangan, perlu adanya kantor unit gerai hingga ke pelosok desa, sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih mudah,” harapnya. (adv/ad)

Check Also

Paslon Gubernur Dan Wakil Gubernur Kalteng Ben-Ujang Ziarah Ke Makam Tjilik Riwut

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Ir. Ben …