Memprihatinkan Angka Kematian Dari 14 Naik Jadi 26 Orang, Akibat Covid-19 di Banjarbaru

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Rizana Mirza Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarbaru mengatakan sebanyak 26 orang yang telah meninggal dunia itu dipastikan terpapar Covid-19.

Jumlah pasien meninggal dunia yang terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Banjarbaru sangat siginfikan dalam sepekan terakhir.

Pada Sabtu (18/7) sore tadi total ada 26 orang yang dinyatakan meninggal dunia. Padahal, jelasnya pada 11 Juli lalu, angka kematian di Banjarbaru masih tercatat 14 orang.

Sebanyak 26 orang yang telah meninggal dunia itu dipastikan terpapar Covid-19, melalui pemeriksaan swab atau PCR.

“Ya, terkonfirmasi positifnya setelah beberapa hari mereka meninggal dunia. Memang hasil swab-nya agak lama keluarnya, karena harus antre di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit ,” jelasnya.

Menilik pada grafik data Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19 Banjarbaru, bahwa peningkatan jumlah angka kematian terjadi di Kecamatan Landasan Ulin dan Kecamatan Banjarbaru Selatan. Sepekan ini ada 3-4 orang dinyatakan meninggal dunia berasal dari dua kecamatan itu.

Terjadinya lonjakan signifikan angka kematian menunjukan penularan Covid-19 di Banjarbaru masih sangat mengkhawatirkan, khususnya bagi kaum lanjut usia. Apalagi, bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan, Jelasnya seraya menghimbau kepada masyarakat, bahwa dengan adanya lonjakan signfikan ini, cukup mengingatkan kita untuk harus meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diimbau untuk selalu memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan. Masyarakat harus disiplin menjalankan protokol-protokol kesehatan tersebut.
Himbaunya. (hrs-sb)

Check Also

Peduli Sesama, Korban Kebakaran di Desa Bungin Balangan Dapat Bantuan

PARINGIN, SuaraBorneo – Sebagai bentuk kepudulian terhadap para korban kebakaran di Desa Bungin, Kecamatan Paringin …