Penyerapan Anggaran Melemah, DPRD Bengkayang Desak OPD Segera Lakukan Proses Lelang

BENGKAYANG, suaraborneo.com -Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, melakukan langkah strategis untuk optimalisasi penyerapan anggaran daerah itu dengan percepatan proses kegiatan lelang.

“Langkah sigap Pemerintah Kabupaten Bengkayang terhadap rendahnya penyerapan anggaran yakni melakukan optimalisasi terutama yang bersumber dari PAD. Kemudian untuk belanja khusus belanja modal perlu percepatan penyiapan dokumen bagi yang sudah lelang agar penyerapan uang muka bisa dipercepat,” ujar Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bengkayang, Yakobus saat dihubungi, Minggu (2/8).

Yakobus menyebutkan, bahwa untuk penyerapan anggaran di Kabupaten Bengkayang hingga 24 Juli 2020 untuk pendapatan baru mencapai 33 persen atau Rp316 miliar dari Rp957 miliar yang dianggarkan.

“Sedangkan untuk belanja secara total belanja operasional Rp327 miliar dari Rp853 miliar yang dianggarkan atau 34 persen dan belanja modal berkisar 2 persen. Terkait belanja modal saat ini masih dalam proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa atau lelang,” kata dia.

Ia mengatakan bahwa tahun 2020 merupakan tahun yang berat bagi pemerintah daerah karena satu di antaranya faktor wabah COVID-19. Namun, semua tetap harus semangat dan memaksimalkan penyerapan anggaran yang ada. Sehingga pembangunan maksimal pula.

“Perkembangan regulasi secara nasional menjadi panduan kita dalam menggunakan anggaran oleh karena itu komunikasi dan konsultasi baik secara vertikal, maupun horisontal menjadi penting,” katanya.

Pihaknya berharap penyerapan anggaran harus berkualitas dan akuntabel. Oleh karena itu perlu kecermatan masing-masing OPD selaku pengguna anggaran untuk memahami kaidah – kaidah yang mengatur, termasuk program kegiatan yang terkait dengan penanganan COVID- 19.

“Perlu diketahui bahwa program kegiatan yang terkait dengan penanganan COVID- 19 ada kaidah – kaidahnya secara khusus. Kita terus memaksimalkan penyerapan anggaran sehingga berdampak luas pada pembangunan dan ekonomi daerah,” katanya.

Wakil ketua DPRD kabupaten Bengkayang, Esidorus menambah, terkait dengan serapan anggaran sejuah ini memang pihaknya belum mendapatkan data dari BPKAD yang dalam hal ini sebagai leading sektor. Namun, ia menyarankan sebagai langkah serapan anggaran OPD terkait segera melakukan proses lelang.

“Terkait dengan serapan anggaran saya belum mendapat data dari BPKAD sebagai leading sektor. Saran sebagai langkah serapan anggaran agar OPD yang memiliki belanja modal atau kegiatan fisik agar segera melakukan proses lelang dan selanjutnya segera melaksanakan pekerjaan,” ucap Esidorus. (Sr).

Check Also

Yohanes Budiman Resmi di Lantik jadi Penjabat Bupati Bengkayang

PONTIANAK, SuaraBorneo.com –  Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, hari ini, Rabu (30/9) secara resmi melantik Yohanes …