Pilkada Bengkayang, PDIP Resmi Usung Kajot-Carlos

BENGKAYANG, suaraborneo – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan kembali mengumumkan nama-nama pasangan calon (paslon) kepala daerah yang akan diusung pada Pilkada serentak 2020, Selasa (11/8/2020). Untuk Pilkada Bengkayang, PDIP memberikan surat rekomendasi kepada Martinus Kajot untuk maju sebagai Bupati Bengkayang.

Ketua DAD Kabupaten Bengkayang ini ditunjuk oleh Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri sebagai calon Bupati melalui surat rekomendasi yang diturunkan.

Saat dihubungi Suara Pemred, Martinus Kajot mengucapkan terima kasih kepada DPP dan DPD serta DPC PDIP yang telah mempercayai dirinya untuk maju sebagai calon Bupati Bengkayang berpasangan dengan dr. Carlos Dja’afara. Tentu kata Kajot, dengan keluarnya rekomendasi dari PDIP menjadi semangat baru bagi dirinya untuk membuat terobosan bagi kepentingan masyarakat. Rekomendasi dari PDIP merupakan kebanggaan dan patut ia syukuri, sehingga akan menjalankan kepercayaan partai dengan baik.

 

“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada DPC PDI Perjuangan yang telah mempercayakan saya dan dr. Carlos untuk berdayung pakai perahu PDI.P. Dengan keluar rekom PDIP dan partai NasDem, di tambah partai pendukung yaitu, PPP, maka saya akan membuat suatu terobosan atau langkah, untuk kepentingan masyarakat melalui partai politik, agar pemerintah dan partai politik sejalan dan seirama,” ujar Kajot.

“Dengan ada nya rekom tersebut, partai menaruh kepercaya sepenuhnya dengan kami, bagaimana pun kami harus mengamankan nya, demi masyarakat khusus kabupaten Bengkayang. Saya akan melakukan kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja harus tuntas,” pungkasnya.

Terakhir, Kajot juga sampaikan mohon doa dan restu serta dukungan dari masyarakat kabupaten Bengkayang, sehingga dengan bersama-sama membangun Bengkayang yang lebih baik kedepannya.

Ketua DPC PDIP kabupaten Bengkayang, Esidorus menyatakan, rekomendasi PDIP yang diberikan kepada Martinus Kajot karena Kajot sebagai senior partai dan sudah dipersiapkan untuk maju sebagai Bupati Bengkayang.

“Tentu sebagai kader beliau juga perlu diberikan kesempatan. PDIP sebagai partai ‘wong cilik’ juga mendengar aspirasi masyarakat yang menghendaki pemimpin yang rendah hati, sederhana dan merakyat dan tipe pekerja keras seperti pak Jokowi,” ungkap Esidorus.

Kata Esi, rekom partai adalah otoritas DPP PDI Perjuangan, oleh karenanya semua pengurus dan kader wajib tunduk dan tegak lurus dengan keputusan ketua umum ibu Megawati. Sementara untuk status kader Sebastianus Darwis di PDIP yang juga maju menggunakan perahu Gerinda dan Golkar PDI Perjuangan tentu sudah punya mekanisme.

“Nanti kita serahkan sepenuhnya kepada DPD dan DPP terkait status dalam kader PDIP,” ucap Esi.

Esi berharap, figur yang diusung PDIP pada Pilkada Bengkayang 2020 ini berkomitmen membuat Bengkayang bangkit dari keterpurukan, ketertinggalan, rasa takut, kemalasan, kemiskinan untuk Bengkayang maju dan masyarakatnya sejahtera.

Terkait koalisi partai untuk pasangan Kajot – Carlos sudah PDIP dan Nasdem dan sudah mencapai 8 kursi.

“Semoga PKB menyusul,” pungkasnya.

Belum lama ini, Partai Nasdem juga telah memberi kan rekomendasi kepada pasangan Martinus Kajot- dr. Carlos Dja’afara. (Sr).

Check Also

Drainase Tanjakan Semboja Kedepannya Akan Diperlebarkan

SANGGAU, SB – Perbaikan drainase tanjakan Semboja di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, …