Wakil Bupati Sanggau : Boleh Berladang Harus Sesuai Aturan

SANGGAU, SB – Mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergup) Kalimantan Barat nomor 103 tahun 2020 tentang pembukaan areal pertanian berbasis kearifan lokal, Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot menegaskan khususnya kepada masyarakat Sanggau yang melakukan aktivitas berladang agar sesuai aturan yang berlaku.

Wakil Bupati Sanggau yang juga Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau, Yohanes Ontot Menjelaskan, Mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergup) Kalimantan Barat nomor 103 tahun 2020 tentang pembukaan areal pertanian berbasis kearifan lokal, untuk memperkuat legalitas hukum para peladang itu, saat ini Pemkab Sanggau sudah membuat Peraturan Bupati Sanggau nomor 39 tahun 2020 tentang tata cara pembakaran lahan pertanian terbatas dan terkendali berbasis kearifan lokal untuk para peladang yang mengatur tentang masyarakat Sanggau tetap boleh melakukan aktivitas berladang namun harus sesuai aturan yang berlaku.

“Sekarang yang kita buat dan tindaklanjuti Pergub itu adalah Perbup yang meisyaratkan untuk para peladang, masyarakat Sanggau tetap boleh melakukan aktivitas berladang dengan batasan tertentu dan sesuai aturan,” Kata Yohanes Ontot Wakil Bupati Sanggau yang juga Ketua umum DAD Kabupaten Sanggau. Jumat, (14/8/2020).

“Membuka arel lahan untuk berladang itu paling tinggi dua Hektar, karena mengacu pada Peraturan Gubernur Kalimantan Barat nomor 103 tahun 2020 dan Peraturan Bupati Sanggau nomor 39 tahun 2020,” Tambahnya.

“Saat membakar areal lahan ladangnya pastikan api itu sudah padam baru boleh ditinggalkan sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti tahun 2020 lalu,” tegasnya. (Bry)

Check Also

TNI Perbatasan Berhasil Gagalkan Penyeludupan Orang, Diduga Kuat Jadi PMI Ilegal ke Malaysia

SANGGAU, SB – Satuan tugas pengamanan perbatasan RI-Malaysia Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas berhasil mengagalkan penyeludupan …