HUT RI Ke-75, 92 Napi Kelas II B Bengkayang Dapat Remisi

BENGKAYANG, Suaraborneo – Dalam memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang Ke-75 tahun 2020, sebanyak 92 Narapidana Rutan Kelas II B Bengkayang dan anak Pidana yang memperolehan Remisi UMUM (RU) 17 Agustus 2020.

Pemberian remisi tersebut berdasarkan keputusan Menkumham RI, dan terkait dengan pasal 34, 34 A ayat (1) peraturan pemerintah nomor 99 tahun 2012.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Yosanna H. Laoly dalam sambutannya yang dibacakan secara virtual dan disaksikan seluruh pejabat Rutan Kelas II B Bengkayang, serta forkopimda di aula Kantor Bupati Bengkayang menyatakan, Warga Binaan Pemasyarakatan merupakan bagian dari warga negara yang tetap memiliki hak-hak yang mesti di hormati dan dipenuhi. Karena warga binaan pemasyarakatan sebenarnya hanya kehilangan kebebasan dan mereka tidak kehilangan hak-hak yang lainnya.

“Perwujudan rasa syukur dalam memberikan perlakuan yang manusiawi kepada warga binaan pemasyarakatan merupakan bentuk kewajiban kita sebagai bangsa yang besar dan beradab, yang sejatinya dapat diukur dari sejuah mana kita mampu memberikan perlakuan yang baik terhadap terhadap warga binaan pemasyarakatan,” ungkap Yosanna H. Laoly, Senin (17/8).

Melalui remisi tersebut diharapkan mempercepat proses kembalinya narapidana dan anak dalam kehidupan kemasyarakatan. Namun remisi tidak hanya dimaknai sebagai pemberi hak warga binaan pemasyarakatan teteapi lebih dari itu. Remisi merupakan apresiasi negara atas pencapaian buang telah dilakukan warga binaan pemasyarakatan selama menjalani pembinaan di Rutan.

“Kepada seluruh narapidana dan anak yang mendapat remisi khusus yang langsung bebas hari ini, saya ucapkan selamat. Sekaligus saya mengingatkan untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang maha esa,” ucap Yosanna.

Kepala Rutan Kelas II B Kabupaten Bengkayang, Chandra Wiharto menambankan, remisi merupakan hadiah yang diberikan oleh negara kepada narapidana dan anak pidana yang berkelakuan baik selama menjalani masa pidana di rutan/lapas.
“semoga ini menjadikan dorongan motivasi hidup yang lebih baik lagi kedepannya,” harap Chandra.

Kata Chandra, ada satu narapidana yang langsung bebas hari ini, bertepatan dengan HUT RI. Sementara nsisanya akan dihitung ulang untuk masa pidana.
“Yang langsung bebas hari ini cuma 1 orang. Sisanya dihitung ulang untuk sisa masa pidananya. Sisa masa pidana dikurangi besaran remisi yang didapat masing-masing,”pungkas Karutan.

Wakil ketua DPRD kabupaten Bengkayang, Esidorus juga mengucapkan selamat kepada para narapidana yang mendapatkan remisi bertepatan dengan hari kemerdekaan RI.
“Kita menghormati keputusan Menkumham terkait pemberian remisi semua sudah sesuai konstitusi. Selamat bagi yang sudah mendapatkan remisi,” ucap Esidorus.

Ia berharap dan berpesan agar para narapidana yang mendapatkan remisi untuk lebih meningkatkan keimanan kepada Tuhan. “Selamat kembali dimasyarakat, dan semog menjadi lebih baik,” ucapnya. (Sr).

Check Also

Ditta : Food Estate Pemerintah Beri Kejelasan Masyarakat

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Pengacara yang juga pemerhati lingkungan dari Yayasan Pusaka Bentala tergabung dalam …