Ketua DPRD Bengkayang Kritisi Halaman Kantor Pemerintahan Tak Terawat

BENGKAYANG, Suaraborneo – Ketua DPRD Kabupten bengkayang, mengkritisi sejumlah Kelalaian Pemerintah daerah termasuk diantaranya halaman Sekitar Perkantoran dinas yang kurang mendapat perawatan .

Hal tersebut di sampaikanya usai mengesahkan enam perda Inisiatif eksekutif pada 19 Agustus 2020 lalu

Ke enam perda itu yakni Perda peraturan Daerah tentang perpustakaan,perda tentang pemajuan budaya Daerah,Perda Pasilitasi pencegahan , pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika Psikotropika dan Prekusor narkotika,perda Daerah Tentang perubahan kedua Atas peraturan daerah nomor 11Tahun 2016 tentang Organisasi perangkat daerah ,Perda perubahan atas peraturan daerah nomor 6 Tahun 2010 tentang retribusi pelayanan pasar dan perda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 6 tahun 2016 tentang retribusi kekayaan daerah.

Sebelum mengkritisi kantor dinas yang tak di sebutkannya secara rinci di anggap tak terawat masih di Pemkab bengkayang itu.

Ketua dprd Kabupten bengkayang, Fransikus meminta ke enam perda segera di buat ke dalam perbup oleh eksekutif setalah di sahkan agar OPD teknis yang menjalankan perda tersebut bisa mengimplementasikan nya.

menurut nya,Jika ke enam perda sebagai acuan payung hukum OPD bekerja itu tak di laksanakan maka usulan Raperda berikutnya akan menjadi peringatan untuk Eksekutif dan Dprd akan Menolak membahas usulan Raperda yang di usulkan eksekutif.

” Saya minta pemerintah daerah segera membuat perda ini ke dalam bentuk perbup ini penting,kita perlu serius,saya katakan sekali lagi untuk membangun daerah ini perlu kerja serius,serius,serius jika tidak untuk apa perda di buat jika pelaksanaan teknisnya tidak ada,maka akan percuma ,” Di katankan dengan tegas Ketua Dprd bengkayang Fransikus

Fransiskus mengatakan Keseriusan dalam membangun daerah penting dan harus di laksanakan secara bersinergi.

“ kita harus serius apalagi apa yang di sampaikan Plh bupati bengkayang ,kita mendapat penilaian rapor merah oleh KPK karena Pungutan retribusi kita rendah ,nah kita membuat perda ini tujuannya agar pemerintah daerah lebih serius menarik dari pada retribusi begitu juga Aset .

Sementara penilaian rapor merah dari BPK , bengkayang juga Masih WDP wajar dengan pengecualian .

“ kendala kita dari penilaian WDP itu adalah di aset saya dan anggota dprd lainnya akan membentuk pansus Aset, nah oleh karena itu kita perlu serius , ” kata Fransikus.

Fransiskus juga menyesalkan hal sederhana tak serius di lakukan di sekitar perkantoran pemerintahan rumput liar tumbuh di biarkan tanpa perawatan .

Memang Tak di sebutkan nya secara jelas halaman perkantoran dinas OPD yang di anggap tak terawat dengan Rumput liar yang tumbuh.

“ pertama kita ingin bekerja harus serius ,kedua niat kita bekerja nah salah satu contoh minimnya keseriusan itu,halaman di sebuah lingkungan perkantoran pemerintahan masih ada di temukan tak terawat,rasanya logika saya ini kox tidak terima masa hanya menebas halaman kantor 100 ribu untuk orang menebas tidak bisa ,nah inikan salah satu contoh tidak ada keseriusan dan niat, ” tegas Fransiskus

Sebelumnya dalam rapat paripurna halamab kantor dinas pemerintaahan tak terawat di sampaikan plh .bupati bengkayang Obaja.

“ itu masih adal halaman kantor di dinas- dinas OPD yang tak terawat rumput liar tumbuh di biarkan ,Tidak di rawat itu salah satu bentuk ketidak seriusan kerja kita, ” ungkap singkat Obaja. (Robin)

Check Also

Paslon Gubernur Dan Wakil Gubernur Kalteng Ben-Ujang Ziarah Ke Makam Tjilik Riwut

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Ir. Ben …