Subsidi Gaji Prakerja Formal Bakal Cair Bulan Agustus

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kapuas Agus Sutejo menyampaikan tentang Bantuan Subsidi Gaji Prakerja Formal, bertempat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kapuas, Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas, Senin (24/8/2020) pagi.

Diketahui, bantuan senilai Rp 600 ribu rupiah akan diberikan kepada pekerja swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta rupiah. Bantuan diberikan selama empat bulan, tapi dicairkan per dua bulan sekali dengan total bantuan senilai Rp 2,4 juta rupiah. Artinya dalam sekali cair, para pekerja swasta akan menerima bantuan senilai Rp 1,2 juta rupiah.

Semula Subsidi Gaji Prakerja Formal ini akan dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus namun akibat masih banyak rekening-rekening yang tidak valid dan masih ada yang belum menyampaikan laporan-laporan maka akan ada waktu perpanjangan waktu sampai dengan 31 Agustus 2020 ini.

“Memang rencana awal uang subsidi gaji prakerja formal akan dibagikan pada tanggal 25 Juli 2020, namun karena masih banyak rekening-rekening yang tidak valid, jadi nanti dikasih perpanjangan waktu sampai 31 Agustus ini, untuk memperbaiki rekening-rekening yang tidak valid maupun yang belum menyampaikan laporan,”ucap Agus.

Sementara itu, aturan mengenai Subsidi Gaji Prakerja Formal sebesar Rp 600 ribu rupiah per bulan telah terbit. Dirinya menyampaikan, ada sejumlah syarat mengenai siapa saja yang menerima bantuan. Pertama, pekerja atau buruh adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Kedua, terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan.

Selanjutnya, pekerja yang bersangkutan harus berstatus sebagai peserta dengan status kepesertaan hingga bulan Juni 2020. Selain itu, pekerja merupakan peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran dihitung berdasarkan gaji atau upah di bawah Rp 5 juta rupiah. Jumlah tersebut sesuai dengan gaji atau upah terakhir yang dilaporkan pemberi kerja dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan serta yang terakhir, pekerja yang bersangkutan harus memiliki rekening aktif.

Hingga saat ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kapuas yang menaungi dua wilayah yaitu wilayah Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau. Dari dua wilayah tersebut terdata sebanyak 25.251 rekening tenaga kerja calon penerima bantuan subsidi gaji atau upah dari BPJS Ketenagakerjaan dan 21.455 rekening yang sudah tervalidasi.

“Sekarang ini sudah 25.251 pelapor rekening dan 21.455 yang sudah tervalidasi,”ucap Agus.

Bantuan subsidi ini di bertujuan untuk meningkatkan daya beli pekerja formal yang terdampak Covid-19 untuk mendorong pembelian produksi industri pengolahan dalam negeri dan membantu konsumsi rumah tangga.

Dihimbau uang tersebut harus dibelanjakan ke produk-produk dalam negri dan jangan ditabung agar tidak terjadi resesi ekonomi dan ekonomi dapat berputar.

“Uang ini untuk dibelanjakan bukan untuk di tabung, diharapkan dibelanjakan untuk pembelian kebutuhan pokok atau pedagang lokal, agar mencegah resesi dan ekonomi dapat berputar” pungkasnya. (hmkmf/ujang/ery-SB).

Check Also

Penegakan Disilplin Perbup 46 Tahun 2020, Melanggar Siap-Siap Kena Sanksi

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Pemerintah Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 …