Desa Sungai Lawak Kecamatan Nanga Taman Deklarasi ODF

SEKADAU, suaraborneo.com – Hadiri Deklarasi ODF Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) ke delapan di Kecamatan Nanga Taman, Bupati Sekadau, Rupinus sebut ODF merupakan program pembangunan pemerintah Kabupaten Sekadau, Kamis (27/8/2020).

Komitmen tersebut juga dituangkan dalam Peraturan Bupati Sekadau no 51 tahun 2017 tentang gerakan pelaksanana sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

“Tujuan yang ingin dicapai dari STBM adalah terwujudnya kondisi sanitasi total melalui pemberdayaan masyarakat dimana seluruh komponen masyarakat mampu melaksanakan 5 pilar STBM untuk mencapai desa mandiri,” jelas Rupinus.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau Henry Alpius memaparkan untuk akses sanitasi/jamban sehat Kabupaten Sekadau saat ini baru mencapai 74,86 persen berada pada posisi ke 5 dari 14 Kabupaten/kota di provinsi Kalbar.

Dengan akses tertinggi di Kabupaten Sekadau berada di Kecamatan Nanga Taman yaitu sebesar 86,38 persen, disusul Kecamatan Belitang 82,25 persen, Sekadau hulu 81 persen, Belitang Hulu 80,14 persen, Sekadau Hilir 77,62 persen, Belitang Hilir 65,69 persen, dan Nanga Mahap 47,64 persen.

“Semoga dengan dukungan pemerintah daerah dan semua pihak, akses sanitasi Kabupaten Swkadau mencapai 200 persen diakhir tahun 2020, dan Kecamatan Nanga taman tahun 2021 harus ODF,” kata Henry Alpius.

Dalam deklarasi ODF itu, Bupati Sekadau, Rupinus juga berkesempatan menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah tokoh yang berjasa dalam dideklarasikannya ODF di desa Sungai Lawak Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalbar. (ps)

Check Also

Bermasalah, 240 WNI di Deportasi Dari Malaysia Lewat PLBN Entikong Dalam Kondisi Sehat

SANGGAU, SB – Ditengah pandemi Covid-19 saat ini Pemerintah Negara Malaysia kembali memulangkan Warga Negara …