Food Estate, Dinas Pertanian Laksanakan Pelatihan Alat Mesin Pertanian

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Guna menindaklanjuti program Food Estate yang telah dicanangkan oleh Pemerintah, maka diperlukan koordinasi dan kerja sama yang baik antar samua pihak dalam hal mensukseskan hal tersebut. Untuk itu Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pertanian melakukan pelatihan alat mesin pertanian kepada para operator-operator yang nantinya akan mengoperasikan peralatan tersebut untuk digunakan, salah satunya dalam hal pencetakan sawah baru.

Kegiatan pelatihan tersebut dilakukan di salah satu lokasi ketahanan pangan nasional program Food Estate yang berada di Kabupaten Kapuas, tepatnya di Handil Perwira Desa Anjir Serapat km 10 Kecamatan Kapuas Timur, belum lama ini.

Kepala Dinas Pertanian Anjono Bhakti yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan dilaksanakannya pelatihan ini dalam rangka mensukseskan program strategis nasional yaitu Food Estate di Kalimantan Tengah yang berada di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau.

Disampaikannya untuk luasan wilayah yang akan digarap dalam Food Estate ini sekitar 30 ribu hektar dengan 10 ribu hektar di Kabupaten Pulang Pisau dan 20 hektar di Kabupaten Kapuas. Dalam hal meningkatkan cepatnya pergerakan program Food Estate ini, maka diadakanlah pelatihan untuk penggunaan traktor roda empat guna mengolah lahan.

“Untuk pengolahan lahan ini kita juga bekerja sama dengan TNI guna membantu dalam mempercepat proses pengolahan lahan nantinya, sehingga rencananya proses penanaman akan dilakukan pada bulan Oktober hingga Desember,” ujar Anjono.

Dirinya juga menjelaskan dalam kegiatan pelatihan ini, pihaknya menurunkan traktor roda empat sebanyak 16 buah dengan dibantu oleh operator kelompok tani setempat serta telah menyiapkan sebanyak 147 traktor roda empat, 150 traktor roda dua yang semuanya digunakan untuk mempercepat proses tanam kembali.

Sementara itu, Komandan Kodim 1011/KLK melalui Danramil 1011/03 Anjir Kapt Inf Suyatno menuturkan keterlibatan TNI dalam program pelatihan ini adalah untuk ikut andil guna membantu percepatan kegiatan ketahanan pangan melalui pembentukan tenaga pembantu dalam hal pembajakan tanah.

“Disini kami menurunkan personil dari tiga Kodim yaitu Kodim Muara Teweh, Buntok dan Pangkalan Bun dan juga Kodim Kuala Kapuas sendiri, ditambah juga dengan tenaga dari Kecamatan Kapuas Timur, dari Kelompok Tani setempat dan ada juga dari perguruan Muhammadiyah Palangka Raya, dengan tujuan akhir yaitu guna mendukung suksesnya ketahanan pangan yang telah diprogramkan oleh Pemerintah,” pungkasnya. (hmskmf/ujang/ery-SB).

Check Also

Sejumlah Organisasi di Balangan Ikuti Apel Deklarasi Pencegahan Covid-19

PARINGIN, SuaraBorneo – Sejumlah organisasi di Bumi Sanggam, mengikuti apel deklarasi dalam pencegahan Covid-19, di …