Hadiri Rekonsiliasi, Wakil Bupati Sanggau: Bekerjalah Sesuai Dengan Aturan

SANGGAU, SB – Bertampat di aula kantor Camat Kembayan, Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, menghadiri kegiatan rekonsiliasi perangkat Pemerintahan Desa dalam mengelola sistem tata kelola keuangan dan tata kelola aset. kamis, (3/9/2020).

Kegiatan rekonsiliasi perangkat Pemerintahan Desa dalam mengelola sistem tata kelola keuangan dan tata kelola aset tersebut diikuti oleh Perangkat Desa mulai dari Kepala Desa, Sekretaris dan Bendahara sekabupaten sanggau namun dibagi menjadi tujuh tempat pelaksanaan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran virus covid-19.

“Hari ini adalah salah satu kegiatan pembinaan para perangkat Pemerintah Desa dalam mengelola sistem tata kelola keuangan dan tata kelola aset,” jelas Yohanes Ontot, Wakil Bupati Sanggau.

“Kegiatan seperti ini tentunya sangat penting dilakukan karena Perangkat Desa merupakan bagian sistem dari pemerintahan,” ujar orang nomor dua di bumi sabang merah ini.

Yohanes Ontot menambahkan dengan adanya kegiatan pembinaan para perangkat desa ini diharapkan bisa menambah wawasan para mengelola sistem keuangan dan tata kelola aset pemerintah desa sehingga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat guna mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Tentunya kepada para perangkat desa agar bekerjalah sesuai dengan aturan,” tutupnya, dalam menyampaikan pesan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa, Alian mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan rekonsiliasi sisa dana desa tahun anggaran 2015 sampai 2019 yang dilaksanakan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa.

“Tujuan kegiatan ini dilaksanakan agar ada sinkronisasi terkait dengan tata kelola dan penggunaan dana desa termasuk APBDes Desa yang dimulai dari tahun 2015 sampai 2019,” kata Alian Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa.

“Hal ini kita lakukan karena kita tidak mau ada desa yang dianggap terhutang dalam pelaksanaan programnya yang artinya ada dana desa yang tidak terserap pada tahun-tahun dalam pelaksanaan APBDes Desa. Kemudian Alian juga menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini turut mengundang perangkat desa ini terutama bendahara desa dan sekretaris desa karena dianggap sebagai kunci dalam tata kelola APBDes Desa di tingkat desa,” ujarnya (Bry)

Check Also

Drainase Tanjakan Semboja Kedepannya Akan Diperlebarkan

SANGGAU, SB – Perbaikan drainase tanjakan Semboja di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, …