Dua Puluhan BUMDes di Sanggau Mampu Hasilkan PAD

SANGGAU, SB – pernyataan itu disampaikan oleh pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM Pemdes) Kabupaten Sanggau, Alian, Ia mengatakan dari 163 desa se-Kabupaten Sanggau sudah terbentuk 85 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dari 85 BUMDes tersebut, tercatat 20-an yang eksis.

“Eksis dalam konteks ini artinya BUMDes itu sudah ada bukti penyertaan modalnya yang disumbangkan kepada pemerintah desa melalui APBDes. Di postur APBDes itu ada Pendapatan Asli Desa (PADes). Itulah yang merupakan keuntungan dari BUMDes yang nanti dijadikan di postur APBDes yang akan bisa mengembangkan program di tingkat desa,” ujar Alian.

Alianpun menyebut, jumlah nominal PADes yang diperoleh setiap BUMDes pun bervariasi. DPM Pemdes menegaskan tak pernah mematok persentasi nominal PADes dari setiap BUMDes.

“Paling tidak BUMDes itu memiliki tiga analisa. Pertama, berapa persen dari total keuntungan BUMDes itu untuk pengembangan usahanya kembali. Kedua, berapa persen dari total keuntungan BUMDes itu untuk operasional BUMDes, termasuk dana tak terduga di tubuh BUMDes. Ketiga, berapa persentase itu untuk pendapatan asli desa. Ini bervariasi,” terangnya.

Meski tak menyebut nama desanya, namun Alian mengaku saat ini sudah ada BUMDes yang menyumbang di atas Rp10 juta untuk APBDes. “Nah itu sudah harus kita syukuri. Tapi mereka ini masih belajar. Kedepan harapan kita, seluruh BUMDes, mampu melaksanakan program tingkat desa sehingga nanti ada pendapatan asli desa,” tandasnya.

Ia menambahkan, BUMDes pun bergerak di berbagai bentuk. Itu tergantung dari masyarakat desa setempat dengan mempertimbangkan asas manfaat, sumber daya pengelola, serta konsumen.

“Misalnya usaha air galon, ada jasa lainnya, seperti penjualan bibit, dalam bentuk tanaman holtikultura, tanaman keras. Juga penyewaan baju-baju adat. Tapi itu kita serahkan ke BUMDes, masyarakatnya,” beber dia.

Ia juga menyebut beberapa BUMDes yang dinilainya cukup maju, antara lain BUMDes Desa Sukagerundi di Kecamatan Parindu, BUMDes Desa Melobok, Kecamatan Meliau dan BUMDes Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir. “Di Desa Pendalaman ini ada bantuan CSR untuk BUMDes-nya,” pungkas Alian. (Bry)

Check Also

Peduli Sesama, Korban Kebakaran di Desa Bungin Balangan Dapat Bantuan

PARINGIN, SuaraBorneo – Sebagai bentuk kepudulian terhadap para korban kebakaran di Desa Bungin, Kecamatan Paringin …