Sistem Kampanye Pilkada Masa Pandemi Covid-19 Susah Diawasi

SEKADAU, suaraborneo.com – Ketua Bawaslu kabupaten Sekadau, Nursoleh, keluhkan sistem kampanye pada pemilu pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020.

Hal ini diungkap Nursoleh di kantor Bawaslu Sekadau saat dikonfirmasi pada Jumat siang, (2/10/2020)

Dia mengeluhkan, dengan sistem kampanye yang diterapkan sekarang ini jelas sulit untuk diawasi, dalam satu hari satu calon bisa tiga sampai empat titik kampanye. Sementara tenaga kita sangat terbatas. Pengawas desa, satu desa satu orang. Calon dalam satu hari kampanye dalam satu desa  bisa tiga sampai empat titik mana yang mau kita awasi ?  ujar Nursoleh.

“Kita kekurangan tenaga pengawas, yang ada saat ini satu desa satu orang, calon ada empat orang, dua calon bupati, dan dua calon wakil bupati mana yang mau diawasi ?,”  keluh Nursoleh.

“Dengan kondisi pandemi cobid-19 kita semakin sulit, mengawasi penerapan protokol kesehatan dan mengawasi jalannya kampanye calon,” tutur Nursoleh.

Jadwal yang berdasarkan STTP saja kita sulit mengawasi apalagi yang diluar itu. Namun demikian dia berharap semua kegiatan kampanye calon dapat berjalan tertib dan lancar. (Ps)

Check Also

Pastor Paroki Petrus Dan Paulus Sekadau, Ajak Masyarakat Kabupaten Sekadau Jaga Kesehatan Bersama

SEKADAU, suaraborneo.com – Pastor paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau keuskupan Sanggau, Kristianus CP menghimbau …