Disdagperinkop Dan UKM Kapuas Lakukan Pembinaan dan Pelatihan Pengrajin Purun

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Plt Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) Kapuas Batu Panahan didampingi Kepala Bidang Industri Ferdinan Junarko menjelaskan Disdagperinkop dan UKM telah melakukan pembinaan, pelatihan dan sosialisasi terhadap pengrajin purun di Kabupaten Kapuas diantaranya yang berlokasi di Pulau Petak, Kapuas Hilir, dan Sungai Kayu. Hal itu disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (05/10/20) pagi.

Dirinya menyampaikan bahwa kerajinan purun ini sudah ada pasarnya khususnya di Pulau Jawa dan Disdagperinkop dan UKM akan membantu untuk dibina dan dilatih sesuai dengan desain yang diinginkan oleh pasar.

“Karena untuk membuat tas-tas dari purun ini mereka sudah cukup mahir, hanya proses pelapisan yang memadukan dengan kain masih belum mahir, jadi ini yang akan kita bantu untuk dibina dan dilatih sesuai dengan desain yang disampaikan kepada kami,”ucap Batu Panahan.

Untuk harga jual tikar purun dijelaskannya paling mahal hanya sampai Rp50 ribu sedangkan untuk kerajinan berbentuk tas di hargai kisarannya Rp75 ribu dan karena masih suasana pandemi Covid-19 ini maka untuk penjualan kerajinan purun ini menggunakan sistem online maupun langsung dihubungkan ke wilayah-wilayah yang cukup aktif dengan kerajinan purun ini.

“Harapan kita pada pengrajin purun ini agar dapat menjadikan pekerajaan ini sebagai nilai tambah untuk menghidupi keluarga karna potensinya sangat luar biasa. Kemudian pasar-pasarnya juga sangat bagus dan apapun yang sudah kami berikan berupa pembinaan, pelatihan, pengembangan, dan sebagainya agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,”pungkas Batu Panahan. (hmskmf/ujang/ery-SB).

Check Also

Kemdikbud RI Membuka Program Guru Penggerak Angkatan 2

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membukan Program Guru Penggerak (PGP) Angkatan 2. …