Kecamatan Timpah Pungut Pajak Daerah Hingga 200 Persen

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Dalam rangka giat penarikan pajak daerah khususnya pajak rumah makan, pajak kantin dan pajak reklame/usaha, di bawah komando langsung Camat Timpah Yubdery, S.Pd, MA dan di dampingi Kasi Trantib Resopi, Bendahara Penerimaan Elsida serta pegawai Kecamatan dan Tenaga Trantib melakukan pemungutan pajak daerah secara langsung di Pasar Timpah yang berada disepanjang Jalan Walter Tarung dan Jalan Lintas Palangka Raya Buntok, beberapa waktu yang lalu.

Dalam pelaksanaan dilapangan, banyak para pelaku usaha yang terkejut karena adanya pajak yang harus dibayar oleh pelaku usaha, sementara mereka merasa berjualan di sekitaran rumah milik pribadi, namun tim segera menjelaskan bahwa pajak daerah yaitu Pajak Rumah Makan, Pajak Kantin dan Pajak Reklame/Usaha adalah kewajiban bagi setiap pelaku usaha yang melakukan kegiatan perdagangan diwilayah Kabupaten Kapuas.

Setelah mendapat penjelasan dari Camat Timpah, akhirnya para pedagang yang berada disekitar Jalan Walter Tarung dan Jalan Lintas Palangka Raya Buntok bersedia membayar pajak tersebut kepada pihak kecamatan dan sebagai bukti masyarakat membayar pajak, pihak kecamatan memberikan Surat Setor Pajak Daerah (SSPD).

Selain SSPD, pihak kecamatan juga membantu masyarakat dalam hal pengurusan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD) yang dikelola oleh Badan Pengelolaa Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Kapuas, sehingga masyarakat tidak perlu repot-repot untuk mengurusnya ke kota Kuala Kapuas dan cukup mengisi formulir NPWPD dan fotocopy KTP, selanjutnya di fasilitasi Pihak Kecamatan untuk proses penerbitan NPWPD setiap pelaku usaha yang ada di Kecamatan Timpah.

Camat Timpah Yubdery, S.Pd, MA dalam kegiatan tersebut mengharapkan melalui kegiatan ini bisa menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kapuas dalam rangka pencapaian target PAD dari sektor pajak rumah makan, kantin dan pajak reklame/usaha yang telah ditetapkan dalam DPA Kecamatan Timpah tahun anggaran 2020.

Sampai berakhirnya kegiatan tersebut pajak yang berhasil terkumpul selama tahun 2020 untuk pajak rumah makan sebesar Rp. 2.950.000,- atau sebesar 196,66 persen dari yang ditargetkan, sedangkan pajak kantin sebesar Rp.6.267.250,- atau sebesar 104,45% dari yang ditargetkan dan juga untuk pajak reklame/usaha sebesar Rp.22.057.950,- atau sebesar 220,57% dari target yang ditetapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas.

Dengan pencapaian saat ini tidak membuat pihak Kecamatan berhenti begitu saja walau target telah tercapai, namun terus menggiatkan aparatur Kecamatan Timpah untuk terus menggali dan memungut potensi yang menjadi objek pajak daerah keseluruh Desa-Desa di Kecamatan Timpah.

Selain itu juga, Yubdery, S.Pd, MA menghimbau kepada masyarakat khususnya pedagang disekitar Jalan Walter Tarung dan Jalan Lintas Palangka Raya Buntok untuk selalu mematuhi protokol 4M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari dari kerumunan sesuai dengan Peraturan Bupati Kapuas Nomor 46 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian corona virus (Covid 19). (tmph/hmskmf/ujang/ery-SB).

Check Also

Antisipasi Karhutla, PT WKN, Forkopimcam dan Masyarakat Tandatangani Komitmen Bersama

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Jajaran Forum Koordinasi Dua Kecamatan Bersama Perusahaan Perkebunan Sawit PT.WKN Dan Masyrakat …