TPA Handel Palinget Tawarkan Konsep Wisata

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Pengelolaan sampah yang tepat dapat mendatangkan banyak manfaat, baik dalam hal edukasi bahkan ekonomi. Kalau biasanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) identik dengan bau yang menyengat dan tumpukan sampah yang menggunung, hal berbeda justru terjadi di kawasan TPA Handel Palinget Kabupaten Kapuas.

TPA yang terletak di Desa Teluk Palinget, Kecamatan Pulau Petak ini menawarkan konsep yang hampir serupa dengan kawasan wisata yang menyajikan pemandangan yang indah, tempat santai bahkan spot untuk berfoto bagi masyarakat yang berkunjung ke tempat tersebut.

Tampak kawasan tersebut ditata sedemikian rapi dengan pohon-pohon yang berjajar disepanjang jalan di kawasan TPA guna menambah asri suasana disana serta dilengkapi pula dengan berbagai hiasan dan pernak-pernik yang semakin menambah cantik kawasan tersebut.

Fasilitas yang tersedia di TPA Handel Palinget ini diantaranya taman bermain untuk anak-anak, cafetaria dan juga tempat untuk bersantai sebagai penunjang kegiatan edukatif dengan bertemakan lingkungan dan juga tersedia alat bermain edukatif yang terbuat dari bahan-bahan bekas sebagai salah satu media yang dapat digunakan untuk pembalajaran.

Pada TPA Handel Palinget ini menggunakan pendekatan pengolahan sampah yang berwawasan lingkungan 3R (reduce, reuse, recycle) sehingga sampah dapat terurai dengan lebih efektif dan ramah terhadap lingkungan yang mana berdampak pada tidak menyengatnya bau disekitaran tempat pengelolaan sampah.

Kabid Pertamanan dan Kebersihan DPUPRPKP Kapuas, Sulis Wiyono menjelaskan selain sebagai tempat pembuangan akhir, kawasan ini juga memiliki tempat pengelolaan gas metan, cacah plastik atau daur ulang, pembuatan kompos dan pupuk cair yang semuanya dimanfaatkan kembali untuk semakin mengembangkan kawasan TPA Handel Palinget ini.

“Disini ada proses pengelolaan dan pengurangan, untuk pengurangan sendiri ada dua item, salah satunya yaitu pemilahan barang-barang bekas seperti kursi, ban bekas dan komposnya dibikin pupuk untuk dimanfaatkan kembali,”ucap Sulis.

Kemudian, terkait jumlah sampah yang terkumpul setiap harinya, dirinya mengatakan kisaran 14-16 ton yang mana semua sampah tersebut dikelola di TPA Handel Palinget yang memiliki luas total 11,5 hektar.

Ditempat terpisah, Pengelola TPA Handel Palinget, Gunawan menerangkan masyarakat dapat berkunjung ke kawasan TPA ini dengan mematuhi tata tertib yang tertera didepan gerbang masuk diantaranya pengunjung wajib lapor kepada petugas yang berjaga, dilarang merusak fasilitas TPA dan dilarang membuang sampah sembarangan.

“Waktu berkunjung ini kita bagi dua, yaitu untuk hari senin sampai jumat dari pukul 15.00 sampai 17.00 WIB, sedangkan untuk hari sabtu dan minggu waktu berkungjungnya kita full day yaitu dari pagi hingga sore hari,”tambahnya. (hmskmf/ujang/ery-SB).

Check Also

Antisipasi Karhutla, PT WKN, Forkopimcam dan Masyarakat Tandatangani Komitmen Bersama

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Jajaran Forum Koordinasi Dua Kecamatan Bersama Perusahaan Perkebunan Sawit PT.WKN Dan Masyrakat …