Jika Terpilih Nanti, Subandrio Pastikan Masyarakat Sekadau Mengkonsumsi Air Bersih

SEKADAU, suaraborneo.com – Air adalah sumber kehidupan, maka dari itu tanpa mengkomsumsi air yang bersih akan sangat berpengaruh pada kesehatan.

Untuk itu, kewajiban pemerintah adalah memastikan masyarakat yang ia pimpin agar mengkomsumsi air bersih.

Hal di katakan oleh Subandrio calon wakil bupati kabupaten Sekadau nomor urut 1 (satu) periode 2020-2025, ketika melakukan kampanye di dusun Bokak desa Bokak Sebubum kecamatan Sekadau hilir.

Jika terpilih nanti sebagai wakil bupati bersama pak Aron sebagai bupati dirinya akan memastikan agar seluruh warga Sekadau mengkomsumsi air bersih. Karna menurut dia, kebutuhan air bersih sangat penting, karna kesehatan masyarakat ditentukan dengan kwalitas air yang di komsumsi.

“Jika terpilih nanti saya dan pak Aron akan memastikan agar semua masyarakat Sekadau mengkomsumsi air bersih. Sedangkan untuk warga yang tingal di jalan raya, kita akan alirkan air PDAM Sirin Meragun, untuk arah Sintang sampai batas Sintang, sedangkan arah Sangau sampai Ke batas Sangau,” katanya saat Kampanye di Dusun Bokak Sebubum,Minggu (18/10/2020) di Bokak.

Apalagi, kata dia lagi kedesaan Bokak Sebubum masih termsuk komplek kantor bupati,harusnya warga dusun Bokak sudah menikmati air bersih dari PDAM Sirin Meragun, karna dari kantor bupati ke dusun Bokak, jaraknya hanya satu kilometer, lagi pula instalasi PDAM sudah sampai di komplek kantor bupati, tingal sambung pipanya sampai airnya.

Semua itu tentu tergantung pemimpinnya, perduli atau tidak dengan masyarakat, jika pemimpin benar- benar perduli dengan warga, sudah pasti kebutuhan utama ini akan diperhatikan. Namun, pada kenyataannya hal ini lepas dari perhatian sang pemimpin.

“Itulah tekad kami berdua jika terpilih nanti, karna sarana sudah ada tingal kemauan seorang pemimpin saja lagi, mau atau tidak,” kata Suban sapaan akrabnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut beberapa tokoh masyarakat, tokok pemuda dan puluhan simpatisan PAS dengan antusias mengikuti kampanye pasangan nomor urut 1( satu) ini.

“Kami inginkan perubahan kata Martinus pen salah satu tokoh masyarakt dusun Bokak, selama ini warga Bokak kurang mendapat perhatian dari pemkab, padahal kantor bupati masuk wilayah desa Bokak Sebubum,” katanya (ps)

Check Also

DK PWI : Wartawan Harus Jaga Jarak Dalam Konstestasi Pilkada

JAKARTA, SuaraBorneo – Dewan Kehormatan PWI Pusat kembali mengingatkan, pentingnya media dan wartawan menjaga jarak …