2020, Penurunan Stunting di Kapuas Meningkat Signifikan

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Penurunan angka stunting di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng) meningkat signifikan sepanjang tahun 2020.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas, Apendi melalui Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Santoso kepada wartawan Senin (19/10/2020) mengatakan hal ini berdasar pendataan elektronik pencatatan pelaporan berbasis masyarakat.

“Akses data tersebut, online langsung ke pusat. Bahkan tahun 2020 penurunan angka stunting Kapuas dibawah 10 persen,”katanya.

Dikatakan, terjadinya penurunan angka stunting berkat kuatnya dukungan sangat kuat dari masyarakat dan Bapak Bupati kita Ir. Ben Brahim S Bahat MM, MT yang kini cuti mengikuti kontestasi Pilkada pemilihan Gubernur Kalteng tahun 2020.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa upaya penanganan stunting di Kapuas adanya tindakan spesifik dam sensitif. Tindakan, spesifik oleh Dinkes sedangkan sensitif lintas OPD lingkup Pemkab Kapuas.

Meski begitu, diakui Dinkes hanya mampu menurunkan stunting 30 persen, sementara 70 persen adalah OPD lainnya.

Dalam hal ini, terbangunnya sinergi dengan Dinas PUPRPKP, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Sosial, DPMD serta Disdukcapil yang banyak memberikan kontribusi untuk itu.

“Kalau dilihat, ini luar biasa atas instruksi Bupati Kapuas komitmen menurunkan angka stunting di Kapuas,”terangnya.

Lebih dari itu, penurunan stunting di Kapuas juga berdampak terhadap orang-orang dari luar daerah yang datang ke Kapuas.

“Nah, mereka tentu bertanya bagaimana inovasi sehingga stunting bisa menurun karena, Kedinkes telah membuat inovasi Ketupat Kuning itu,”terangnya.

Ditambahkan, penanganan stunting secara menyeluruh diharapkan peran serta masyarakat, kehamilan ibu-ibu serta sanitasi lingkungan. (ujang/ery-SB).

Check Also

JMSI NTB Dilantik, Pemprov Beri Apresiasi

LOMBOK UTARA, SuaraBorneo.com –  Pemerintah Provinsi NTB mengucapkan selamat atas dilantiknya Pengurus Daerah Jaringan Media …