Terkait PETI, Panji-Ahmaddin Akan Perjuangkan WPR

MELAWI, SUARABORNEO – Persoalan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) juga menjadi bahan pertanyaan dalam debat kandidat yang dilaksanakan di Hotel Harris Pontianak pada Selasa malam (10/11 /2020).

Pasangan Panji-Ahmaddin (PANAH),mengatakan solusi yang ditawarkan selain akan memperkuat ekonomi kerakyatan dengan peningkatan Usaha Kecil Masyarakat (UKM), yang disertai dengan sosialisasi bahaya dampak PETI, juga akan memperjuangkan adanya Izin Pertambangan Rakyat (IPR) atau Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), sehingga warga bisa bekerja secara legal.

“Kita akan memperjuangkan dan mendorong masyarakat yang mau bekerja PETI dengan memperjuangkan adanya IPR atau WPR. Hal ini penting, karena kondisi ekonomi yang kritis, dimana masyarakat butuh hidup. Tidak menutup kemungkinan kegiatan itu memang ada terjadi,” ungkap Calon Bupati Melawi nomor urut 1, Panji.

Lebih lanjut Ia mengatakan, memperjuangkan IPR dan WPR merupakan salah satu solusi, agar masyarakat bisa bekerja secara legal dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. “Selain itu juga akan membuka lapangan kerja berupa UKM, sehingga ada pilihan bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Check Also

Hari Ini, Pengurus Pusat JMSI Dikukuhkan

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dikukuhkan siang ini (Senin, 25/11) …