Guru Dituntut Berinovasi Dalam Proses Belajar Mengajar Ditengah Pandemi Covid-19

Caption foto : Bunda PAUD Kabupaten Sanggau, Arita Apolina.

SANGGAU, SB – Bunda PAUD Kabupaten Sanggau, Arita Apolina mengajak seluruh guru khususnya di Kabupaten Sanggau melakukan inovasi dalam proses belajar mengajar di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, guru juga dituntut meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam memberikan pendidikan yang tidak hanya dengan metode tatap muka tapi juga yang menggunakan metode daring.

“Dimasa pandemi ini banyak sekali perubahan – perubahan yang terjadi termasuk dalam proses belajar mengajar. Bapak ibu guru harus mengembangkan potensi – potensi masing – masing sesuai dengan masa dan zamannya,” ujar Arita ketika ditanya terkait peringatan hari guru yang jatuh tanggal 25 November 2020, Rabu (25/11).

“Selamat hari guru, sukses selalu, tetap semangat meskipun kita dihadapkan pada situasi yang berbeda dan sehat dalam beraktifitas,” ucap mantan guru di salah satu sekolah Negeri di Sanggau itu menambahkan.

Arita mengaku yakin, dewan guru dapat melewati masa transisi dalam proses belajar mengajar ini untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). “Memang ini masa yang sulit yang harus kita lewati, tapi saya yakin bapak ibu guru kita mampu melewati ini semua,” pungkas Ketua TP PPK Sanggau itu.

Dikatakan Istri Bupati Paolus Hadi itu, tahun 2021 akan banyak guru yang memasuki masa pensiun sehingga Kabupaten Sangga dipastikan akan mengalami kekurangan guru. Atas kondisi itu, Arita berharap pemerintah segera mencarikan solusi untuk memenuhi kekurangan guru, terutama guru ASN sehingga tidak ada lagi siswa yang terlantar karena tidak memiliku guru yang memadai. “Harapan saya, segera ada solusi terkait persoalan kekurangan guru ini. Kalaupun tidak bisa ASN, minimal ada guru kontrak atau apapun namanya, yang dapat menjadi solusi mengatasi kekurangan guru yang ada,” tuturnya. (Bry)

Check Also

Personil Kodim 1006/Martapura Bantu Pembangunan Jembatan Darurat Mataraman

MARTAPURA, SuaraBorneo.com – Jembatan Desa Banua Anyar Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, yang putus …