Tim Koalisi PANAH Latih Saksi TPS

MELAWI, SUARABORNEO – Mendekati hari pencoblosan tanggal 9 desember  paslon nomor urut 1 Panji-Ahmaddin (PANAH) mantapkan sejumlah persiapan, tak hanya kampanye di sejumlah titik Desa dan Kecamatan yang sudah  di kelilingi namun sejumlah strategi terus di lakukan paslon nomor urut 1.

Kali ini tim koalisi paslon nomor urut 1 Panji-Ahmaddin menggelar pelatihan sejumlah saksi berlangsung di kurnia waterpark Desa temawang panjang,Kecamatan  Nanga pinoh (1/12/2020).

Pelatihan di buka langsung calon Bupati Panji dihadiri tim koalisi pemenangan dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Melawi sebagai pemateri, melibatkan ratusan saksi yang tersebar di 556 TPS dan 11 PPK.

Calon Bupati Panji, dalam arahannya menyampaikan saksi yang direkruet bersifat permanen serta memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan tidak ada penyimpangan atau pelanggaran dari oknum-oknum tertentu di TPS.

Menurutnya, keberadaan saksi ini sangat penting, sebab tugasnya mengawasi, menangani dan menguptade data yang ada di lapangan.

“Jadi saya minta nanti para saksi yang direkrut agar benar-benar bekerja untuk kemenangan paslon nonor urut 1,” ujar Panji.

Dikatakan, para saksi nantinya bertugas khusus dan berada di dalam atau luar area TPS sebagai saksi yang mengawal dan mengamankan suara dari paslon PANAH, mulai dari sebelum pencoblosan sampai dengan penghitungan suara di TPS, PPS, PPK hingga tingkat kabupaten.

Panji menegaskan, para saksi ini akan bertangung jawab penuh setiap jenjang tahapan penghitungan suara.

Ditempat yang sama, Ketua Tim Koalisi Pemenangan Paslon PANAH, Alexsius, mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan soliditas, serta menjaring dan memberikan pemahaman bagaimana kinerja saksi nantinya.

Dikatakan, semua saksi dibekali materi bagaimana menjadi saksi yang benar dan memahami juga aturan PKPU tentang pemungutan dan penghitungan suara.

Ia menjelaskan, para saksi dilatih untuk bisa memantau semua kejadian yang ada di TPS. Terutama untuk menjaga dan mengawal raihan suara dari paslon PANAH, dan memastikan memperoleh form C-KWK dan C1-KWK dari KPPS.

Ia menegaskan, saksi PANAH harus mengerti tiap aspek di TPS. Terutama berbagai jenis formulir, seperti C1.

“Saksi PANAH juga harus berani mengoreksi kesalahan di TPS. Melaporkan dan mencatat setiap pelanggaran pada formulir keberatan saksi.

Ditambahkan, para saksi ini juga harus siap memenangkan dan mengawal kemenangan paslon PANAH nomor urut 1. (*)

Check Also

Aksi Sosial, DPD PSI Jakarta Barat Berbagi Takjil

JAKARTA, suaraborneo.com – Di Bulan Suci Ramadhan 1442 H tahun 2021 kali ini banyak pihak …