Peringati Momen Hakordia, Kejari Kapuas Sampaikan Capaian Kinerja Tahun 2020

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tanggal 9 Desember 2020, jajaran Kejaksaan Negeri Kapuas menggelar konferensi pers media gathering capaian kinerja Tahun 2020.

Konferensi pers digelar di Aula Kantor Kejari Kapuas Jalan A. Yani Kuala Kapuas dihadiri wartawan PWI Kapuas Jumat (11/12/2020).

Kajari Kapuas ,Arif Raharjo SH MH didampingi Kasi Pidsus, Kasi Pidum, Kasi Intel, Kasi PB3R, Kasubagbin, Pemeriksa, serta Kacabjari Palingkau
menyampaikan kegiatan ini terkait capaian kinerja Kajari Kapuas sepanjang Tahun 2020 yakni penanganan perkara dan penegakan hukum.

“Saya mengapresiasi, wartawan sebagai mitra Kejari Kapuas yang selama ini sudah bersinergi mengawal untuk itu,”kata Kajari.

Dikatakan, terkait capaian kinerja Kejari Kapuas Tahun 2020 disampaikan oleh masing-masing bidang.

“Untuk penanganan bidang Pidsus diantaranya dugaan korupsi perkara warisan RPU. Meski ada info dipatieskan itu tak benar.
Tetap lanjut On The Track dan endingnya segera dilimpahkan ke PN,”kata Kasi Pidsus Sukirman Eka.

Penanganan, perkara dana hibah PWI Kapuas. Dari hasil pemeriksaan terjadi pemulihan “Artinya, bersangkutan kepengurusan PWI melakukan penyetoran ke kas daerah atas temuan itu,”ujarnya.

Lalu, perkara dana desa, di BPKAD kini terus berposes naik ke tingkat penyidikan.

“Penanganan, bidang Pidum sejauh ini mendominasi perkara narkoba Sabu-Sabu selain perkara lainnya,”kata Kasi Pidum.

Sedangkan, menurut Kasi Intel, program Kejari seperti, Jaksa Menyapa, penerangan hukum, Jaksa Masuk Sekolah (JMS) serta mengawal proses Pilkada terus berkelanjutan.

“Untuk, pengelolaan aset sitaan berupa barang bukti mobil dan sepeda motor semuanya diinventarisir berjalan baik,”jelas Kasi P3BR.

Selanjutnya, kegiatan pemeriksa internal institusi yakni inspeksi umum terus melakukan pengawasan melekat.

“Walau, tenaga di Kejari Kapuas terbatas, namun kami tetap menunjukkan kinerja dan semangat penanganan penyelesaian perkara,”ucap Kajari.

Kajari menambahkan, penanganan oleh bidang Datun adalah tunggakan BPJS ketenaga kerjaan oleh PBS sawit. “Ada Rp.13 milyar yang tertangani,” pungkasnya. (ujang/ery-SB).

Check Also

Aksi Sosial, DPD PSI Jakarta Barat Berbagi Takjil

JAKARTA, suaraborneo.com – Di Bulan Suci Ramadhan 1442 H tahun 2021 kali ini banyak pihak …