Kejari Kapuas : Pemulihan, Tapi Mengembalikan

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Selain perkara lainnya. Tahun 2020, Kejari Kapuas juga menangani Perkara PWI Kapuas soal temuan dana hibah periode kepengurusan 2015-2017.

Hal itu disampaikan, Kajari Kapuas Arif Raharjo SH MH melalui Kasi Pidsus Sutirman Eka pada Konferensi Pers Media Gathering dengan PWI Kapuas dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) sekaligus pemaparan capaian kinerja Kejari Kapuas sepanjang Tahun 2020 di Aula Kantor Kejari Jalan A Yani Kuala Kapuas Jumat (11/12/2020).

“Ya. Perkaranya pemulihan, atas hasil pemeriksaan penyelidikan menyusul pengaduan masyarakat. Tapi, bersangkutan mengembalikan ke Kasda,”tandas Kasi Pidsus.

Ketika ditanya, besaran temuan dana hibah PWI yang tak dapat dipertanggung jawabkan. Kasi Pidsus menyampaikan, sebesar Rp.40 juta.

“Hanya saja, bersangkutan menyetor Rp.10 juta ke Kasda. Sisanya, adalah tanggung jawab bendahara kini (Alm),”imbuhnya.

Terkait, apakah bersangkutan Ketua PWI periode itu kooperatif. Kasi Pidsus menepis, justru kurang kooperatif.

Bahkan, imbuh Kasi Pidsus, terkait adanya tekanan terhadap bersangkutan selama menjalani proses pemeriksaan hingga dibenturkan ke internal lembaga antara Kejari – Kejati, itu tak benar.

“Tak benar. Kami, sesuai ketentuan prosedur dan mekanisme hukum. Semuanya, sudah sesuai fakta,”bantah Kasi Pidsus.

Oleh karenanya, lanjut Kasi Pidsus, suatu pembelajaran baik bagi pengurus PWI sebelumnya, maupun saat ini.

“Harapannya, bahwa mengelola keuangan dana hibah untuk organisasi bersumber dari keuangan negara sesuai ketentuan,”tutupnya. (ujang/ery-SB).

Check Also

Bersama Relawan Kalimantan Peduli, Yayasan ANIC Banjarbaru Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir

BANJARBARU, SB – Tunjukkan kepedulian terhadap korban banjir dibeberapa wilayah terdampak, Yayasan ANIC Banjarbaru yang …