Penyidik Cabjari Palingkau Tahan Tersangka DD/ADD

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Penyidik Kacabjari Palingkau Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas Kalteng menahan tersangka FGSS terkait kasus tipikor DD dan ADD.

“Sudah kami lakukan pemeriksaan terhadap tersangka FGSS Senin (14/12/2020),”kata Kacabjari Palingkau Amir Giri SH melalui pers rilisnya Senin (14/12).

Menurutnya pemerikasaan kurang lebih 4 jam. Namun setelah itu penyidik melakukan penahanan penitipan terhadap tersangka di Rutan Kapuas.

“Penahanan selama 20 hari kedepan. Terhitung sejak hari ini,”tandas Kacabjari.

Dikatakan terkait penahanan FGSS karena diduga keras melakukan tindak pidana korupsi dana DD dan ADD.

“Tersangka Kades Desa Kahuripan Permai Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas TA 2018 dan 2019,”imbuhnya.

Atas perbuatannya lanjut Kacabjari adapun diancam pidana pada Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 atau Pasal 3 jo. Pasal 18 UURI Nomor 31 tahun 1999 jo UURI Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Namun terkait prosesnya
sebelum dilakukan penahanan terhadap tersangka dilakukan tes kesehatan dan rapid tes dengan hasil sehat serta non reaktif.

Selama perjalanan dari kantor Cabjari Kapuas di Palingkau menuju ke Rutan Kuala Kapuas berjalan lancar dengan pengawalan Kepolisian Sektor Kapuas Murung.

Terkait berkas tersangka dia menambahkan segera melimpahkan ke penuntut umum.

“Selain FGSS pihaknya terua mendalaminya. Tak menutup kemungkinan kalau alat bukti cukup tersangka bisa bertambah,”ujarnya. (ujang/ery-SB).

Check Also

Aksi Sosial, DPD PSI Jakarta Barat Berbagi Takjil

JAKARTA, suaraborneo.com – Di Bulan Suci Ramadhan 1442 H tahun 2021 kali ini banyak pihak …