LBKNS : Kejaksaan Usut Tuntas Dugaan Tipikor RPU Kapuas

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Lembaga Bantuan Kesehatan Negara Semesta (LBKNS) Provinsi Kalimantan Tengah, meminta institusi hukum kejaksaan menuntaskan kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) proyek pembangunan Rumah Potong Unggas (RPU) dan IPAL TA 2015-2016 di Kabupaten Kapuas.

“Kami telah melayangkan surat resmi tanggal 30 November 2020 kepada presiden RI, Kejaksaan Agung serta Kejati Kalteng,”tegas Ketua Umum LBKNS Provinsi Kalteng, Gatner Eka Tarung, SE didampingi Sekretaris Kristanto, ST kepada wartawan Sabtu (26/12/2020).

Ditegaskan, dari pandangan pantauan LBKNS terkait proses hukum, sejauh ini hanya H sebagai PPTK sudah ditetapkan.

Sementara, pelaksana pekerjaan PT. OMC hingga sekarang tak tersentuh hukum. Ada apa ini?

Meski, borok kasus tipikor terungkap tahun 2017, tandasnya, namun penanganannya hingga sekarang 2020 terkesan jalan ditempat.

Oleh karena itulah, lanjut Gatner, terkait kasus ini penegak hukum hendaknya, bergerak menyelamatkan uang negara guna tegaknya supremasi hukum di Bumi Tambun Bungai.

Kajari Kapuas, Arif Raharjo, SH, MH menyatakan, jika kasus tipikor RPU akan dituntaskan.

“Kita seriusi untuk kemudian dilimpahkan ke PN. Sebab PR bagi Kejari Kapuas,”jelas Kajari didampingi Kasi Pidsus dan jajaran ketika menggelar konferensi pers Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) sekaligus capaian kinerja Kejari Kapuas Tahun 2020 (11/12) lalu. (ujang/ery-SB).

Check Also

Bukber SPS Sumut Jalin Silaturahmi

MEDAN, suaraborneo.com –  Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumatera Utara mengadakan buka puasa bersama ( Bukber) …