Ketahanan Pangan, Rutan Kapuas Lakukan Panen Raya

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pogram ketahanan pangan resolusi pemasyarakatan Tahun 2020 Rutan kelas IIB Kuala Kapuas melakukan panen raya di Open Camp Rutan Kuala Kapuas, Desa Bunga Mawar, Kecamatan Pulau Petak, Sabtu (30/1/2020) pagi.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah Ilham Djaya, Sekretaris Daerah Septedy Kepala Divisi Pemasyarakatan Jumadi Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas Toni Aji Priyanto Ketua Komisi III DPRD Kapuas Rahmad Jainudin, Plt Kepala Dinas Pertanian Kapuas Aswan Kepala Dinas Perikanan Darmawan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Catur Feriyanto Camat Pulau Petak dan seluruh perangkat Desa Bunga Mawar.

Dalam sambutannya Sekda Kapuas Septedy menyampaikan Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi atas apa yang telah di lakukan oleh Rutan Kapuas melalui program ketahanan pangan, yang merupakan inovasi kreatif untuk memecahkan masalah dipembinaan pemasyarakatan ini.

Disampaikannya juga bahwa Pemerintah Daerah selalu akan mensuport apapun yang perlu di dukung, salah satunya adalah terkait masalah pola ini kedepan, sehingga respon masyarakat yang melihat dapat positif dan warga binaan pun bisa positif pula dalam melakukan asimilasi.

“Pemerintah Daerah Kapuas akan mendukung dan siap memerintahkan jajaran dibawah untuk mensosialisasikan program ini, sehingga respon masyarakat terhadap program ini bisa positif,”ucap Septedy.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah Ilham Djaya juga sampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah baik dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai ke tingkat desa yang sudah mendukung kegiatan ini.

“Kegiatan ini berdimensi dua yang pertama adalah internal pemasyarakatan bahwa prinsipnya narapida tidak boleh keluar dari Lapas ataupun Rutan lebih jelek dari mereka masuk yang kedua sejalan dengan arahan pemerintah dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dan ini merupakan sumbangsih pemasyrakatan terhadap apa yang di inginkan Presiden RI Joko Widodo,”ucap Ilham.

Dalam kesempatan yang sama Karutan Kelas IIB Kuala Kapuas Toni Aji Priyanto, sampaikan bahwa jumlah tahanan Rutan Kapuas yaitu 133 dan narapida berjumlah 181 sehingga total 314 dari kapasitas maksimal 200. “Harapannya masyarakat yang melanggar hukum dan dimasukan kepenjara agar mereka keluar untuk menjadi lebih baik, sehingga pada Tahun 2019 muncullah resolusi pemasyrakatan melalui program Revitalisasi dan dilakukan penguatan akan pola yang baru, yaitu pendekatan pembinaan terhadap narapidana,”jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa di tengah lahan milik warga masyarakat begitu mendukung, memberikan waktu, tempat untuk bersama melakukan kegiatan pembinaan asimilasi kerja ini dan dari pemerintah daerah pelan-pelan turut membimbing warga binaan menggarap lahan tidur dengan menggunakan lahan seluas 8 hektar dan yang berhasil ditanami saat ini seluas 5 hektar. (ujang/ery-SB).

Check Also

Bukber SPS Sumut Jalin Silaturahmi

MEDAN, suaraborneo.com –  Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumatera Utara mengadakan buka puasa bersama ( Bukber) …