Belum Lama, Proyek Pengaspalan Jalan Di Desa Madang Sudah Terkelupas dan Sangat Memprihatinkan

KANDANGAN, SuaraBorneo.com –  Rehabilitasi jalan Madang-Ambutun untuk jalur pengangkutan hasil pertanian di kecematan Telaga Langsat sangat memprihatinkan karena kondisi aspal sudah pecah.

Proyek tersebut yang di kerjakan Oleh Salah satu kontraktor CV SALSABILA sejak tanggal 23 November 2020, dengan nilai kontrak lebih dari Rp 1 miliar, masa kerja 30 hari kalender dan masa pemeliharaan 180 kalender, Melalui Dana APBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (DID)

Menurut Yusri salah satu warga didesa madang saat di koonfirmasi wartawan suaraborneo.com mengatakan Merasa ada perbedaan jalan Madang-Ambutun Telaga Langsat yang dibangun bulang Desember 2020 senilai Rp 1,2 miliar lebih, di bandingkan jalan Karang Jawa Madang yang sudah lebih dulu di aspal dengan kualitas aspal jalan yang bagus.

“Kami selaku warga yang sering menggunakan jalan tidak menerima karena menurut Yusri dilewati oleh mobil pribadi kada pakai beban saja sudah tidak kuat kelihatan jalan sudah rusak, apalagi mobil truk yang lebih berat,” bebernya.

Sementara itu Suriani selaku kepala desa Madang Kecematan Padang Batung saat di koonfirmasi terkait proyek pengaspalan jalan di wilayahnya merasa kaget dan baru mengetahui, kemudian di cek langsung ke lokasi, Kades Madang tersebut merasa kecewa dengan kualitas aspal yang di kerjakan CV Salsabila dan menyayangkan, “Kenapa hasil pekerjaan bisa sampai kualitasnya bisa serendah itu,” ungkapnya. (Ari-SB)

Check Also

Dirsamapta Polda Kalteng : Kami Akan Selalu Siap Bantu Tanggulangi Karhutla

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo.com – Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) kali ini ikut berperan …