Sepekan Berjibaku Distribusikan Bantuan Korban Banjir Di Kalsel, Relawan Asal Bontang Balik Kanan

BARABAI, SuaraBorneo.com – Sepuluh orang relawan dari Aliansi Kalimantan kota Bontang kembali ke kota asalnya Rabu (03/02/21) setelah sepekan berjibaku menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak banjir dan tanah longsor di Kalimantan Selatan.

Kepada suaraborneo.com Ketua Aliansi Kalimantan H. Jarkani melalui sekretarisnya Sri Supana menceritakan. Sepekan penuh di siang dan malam hari mendistribusikan atau menyalurkan berbagai bantuan logistik kepada para korban terdampak banjir dan tanah longsor di Kalimantan Selatan diantaranya, Desa Alat (Alat Seberang), Arangani,dan Rantau Parupuk dikecamatan Hantakan kabupaten Hulu Sungai Tengah, hari kedua mendistribusikan bantuan di Posko Bantuan Kampung Jawa Laut, pengungsi di Bincau, Sungai Tabuk Keramat, Sungai Sipai, Keraton, dan Pengaron dikabupaten Banjar. Hari selanjutnya, Desa Bumi Harapan Kecamatan Bumi Makmur Kabupaten Tanah Laut. Keesokan harinya logistik disalurkan ke Desa Sungai Pinang Kecamatan Mandastana kabupaten Barito Kuala (Batola) sekaligus evakuasi jenazah korban kesetrum aliran listrik di Desa Cahaya Baru Kecamatan Jejangkit dan terakhir Selasa (02/02/21) distribusi bantuan logistik di Desa Baruh Jaya, Banua Hanyar, dan Samuda kecamatan Daha Selatan kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Adapun logistik berupa peralatan dapur,pertukangan,sembako,perlengkapan mandi dan cuci,pakaian bekas layak pakai, perlengkapan ibadah, terpal, perlengkapan tidur,hingga Al Qur’an. Selain dari relawan Aliansi Kalimantan kota Bontang untuk pendistribusiannya juga melibatkan relawan dari Rescue Relawan Murakata (RRM), BPK Putra Banua, dan Kalimantan Peduli Kalimantan Selatan.

“Kemarin adalah hari terakhir bagi kami relawan dari Aliansi Kalimantan kota Bontang dalam menjalankan misi tanggap bencana berupa bantuan logistik sandang pangan namun upaya membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir dan longsor tetap dilakukan yaitu melalui perantara Ketua Umum Kalimantan Peduli dan relawan dari BPK Putra Banua serta Rescue Relawan Murakata HST. Upaya yang dimaksud ialah menyalurkan perlengkapan tidur dan rencana membangun sebuah hunian sementara (Huntara) untuk mereka yang kehilangan tempat tinggal karena bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Untuk waktu dan tempat Huntara dibangun itu kami serahkan kepada Kalimantan Peduli dan pihak terkait lainnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Nana tersebut.

Ketua Umum Kalimantan Peduli, M. Reza Fahlipi saat dikonfirmasi Kamis (04/02/21) terkait rencana membangun hunian sementara (Huntara) tersebut membenarkan bahwa pihaknya telah diamanati untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Berdasarkan kesepakatan bersama Aliansi Kalimantan kota Bontang melalui sekretarisnya Sri Supana, saya diberi amanah untuk melanjutkan misi tanggap bencana banjir dan tanah longsor di Kalimantan Selatan secara umum dan di HST secara khususnya. Terkait rencana membangun Huntara, saya belum bisa pastikan waktu dan tempatnya karena hari ini kita akan berkoordinasi dulu dengan warga dan aparat desanya,” tutur pria yang akrab disapa Putra Pandawa tersebut. (rf)

Check Also

Sambut HUT Bank Kalsel Ke-57, Semarakkan dengan “Program Gebyar Hadiah Langsung Kredit Multiguna”

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Menyambut HUT Bank Kalsel ke 57 pada 25 Maret 2021 mendatang, Bank …