Kapuas Terpilih Program Sekolah Penggerak Dari Kemendikbud

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pendidikan merupakan salah satu dari 111 Kabupaten/Kota se Indonesia yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai penerima manfaat dari Program Sekolah Penggerak (PSP).

Perjuangan untuk mendapatkan program ini setelah Kadisdik Kabupaten Kapuas bersama 514 Kadisdik Kabupaten/Kota se Indonesia mengikuti seleksi dan sosialisasi secara regional maupun virtual yang dilakukan oleh Dirjen Paud Dikdasmen Kemendikbud akhir tahun lalu.

“Alhamdulillah hari ini dilakukan Peluncuran Merdeka Belajar 7 Program Sekolah Penggerak oleh Mendikbud Nadiem Makarim melalui zoom meeting. Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT yang telah mendukung program ini serta menandatangani MoU bersama Mendikbud. Jajaran Disdik Kabupaten Kapuas juga bangga karena video dukungan beliau terpilih bersama 12 video dukungan dari Gubernur Bupati dan Walikota se Indonesia,”ucap H Suwarno Muriyat di ruang kerjanya kemarin.

Dikatakan Program Sekolah Penggerak (PSP) merupakan program kolaborasi Kemendikbud dengan Pemerintah Daerah yang diikuti oleh lembaga PAUD SD SMP SMA SLB baik negeri maupun swasta agar terjadi peningkakan kualitas belajar siswa melalui 5 jenis intervensi.

“Kelima intervensi itu adalah pendampingan konsultatif dan asimetris penguatan SDM sekolah pembelajaran kompetensi holistik perencanaan berbasis data dan digitalisasi sekolah,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan hal ini selaras dengan Program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas (PHKC) sebagai program penguatan agar terjadi peningkatan mutu lulusan peningkatan profesionalisme Pendidik dan Tenaga Kependidikan semakin berperannya stakeholder Pendidikan serta implementasi kurikulum berbasis kearifan lokal.

Dia menambahkan kalau Kabupaten Kapuas optimis mencapai sasaran Program Guru Bergerak. Karena Kabupaten Kapuas kini telah memiliki sebanyak 26 guru dan pendamping yang telah berproses dalam Program Guru Penggerak (PGP).

“Mereka telah berinteraksi berupa lokakarya pelatihan secara virtual maupun bimtek lainnya selama dua bulan terakhir dari rencana sembilan dengan P4TK IPA Bandung.

Sejumlah sekolah juga telah mendapat bimbingan dari HAFECS Hasnur Group Centre yang telah ditetapkan oleh Kemendikbud sebagai pengelola Program Organisasi Penggerak (POP) dalam wilayah kita,”kata Kadisdik Kapuas. (hmskmf/ujang/ery-SB).

Check Also

JMSI Sultra Sah Terverifikasi Dewan Pers

Doc foto : Penyerahan dokumen verfak oleh anggota Dewan Pers kepada Pengda JMSI Sultra, Jumat …